Pemprov Kalteng Dukung Penguatan SDM pada Dies Natalis ke-14 FISIP UPR

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Herson B Aden saat menghadiri Dies Natalis, Kamis (22/1/2026).(Jendela Kalteng/Biro Adpim)
Palangka Raya, Jendela Kalteng 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Herson B. Aden saat menghadiri peringatan Dies Natalis ke-14 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR), Kamis (22/1/2026).
Herson hadir mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa usia 14 tahun menjadi fase penting bagi FISIP UPR untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam mencetak SDM yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan manusia serta tata kelola sosial-politik yang sehat. Oleh karena itu, keberadaan FISIP UPR dinilai memiliki kontribusi besar dalam melahirkan pemikir, praktisi sosial, serta calon pemimpin masa depan di Bumi Tambun Bungai.
Herson juga berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan secara optimal, tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga mengembangkan soft skills, karakter, dan kepekaan terhadap persoalan sosial di masyarakat.
“Mahasiswa merupakan aset masa depan daerah. Selain prestasi akademik, penting untuk membangun integritas, jejaring, dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Herson turut menyampaikan bahwa Pemprov Kalteng menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa di Kalteng pada tahun 2026. Program ini ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan memperluas akses bagi generasi muda.
Sementara itu, Dekan FISIP UPR Bhayu Rhama mengatakan peringatan Dies Natalis ke-14 menjadi momentum refleksi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas kelembagaan. Ia menilai usia 14 tahun merupakan tahapan penting dalam membangun jati diri FISIP sebagai pusat pengembangan ilmu sosial dan politik.
“Dengan kerja keras dan kolaborasi seluruh civitas akademika, FISIP UPR akan terus bergerak maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan Kalteng,” pungkasnya. (Adpim/Yt/Lim)