Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan. (Jendela Kalteng/Nop JKH)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Pembangunan BTS (Base Transceiver Station) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas di wilayah Gumas melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik), disambut baik oleh berbagai kalangan termasuk dari anggota DPRD Gunung Mas (Gumas).
Dalam kurun waktu dari tahun 2021-2023 sebanyak 76 BTS baru terbangun di wilayah Kabupaten Gumas.
“Terbukanya jaringan seluler dan internet hingga ke desa-desa, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi pendidikan, kesehatan, UMKM, dan sektor lainnya,” terang Rayaniatie Djangkan, Senin (20/5/2024).
Dirinya menyambut baik telah terbangunnya 76 unit BTS. Ini sangat baik bagi peningkatan kemajuan masyarakat dan daerah ini melalui sinyal komunikasi yang lancar.
Politisi PAN itu menilai dengan adanya tower BTS masyarakat mendapatkan kemudahan dalam akses telekomunikasi dan berdampak pada perekonomian Masyarakat.
Pembangunan BTS juga dalam upaya optimalisasi transformasi digital dalam mewujudkan peningkatan kemajuan Gumas di era globalisasi saat ini.
Pemkab Gumas sebagaimana yang disampaikan melalui Kepala Dinas Kominfosantik Ruby Haris menyampaikan dalam kurun waktu dari tahun 2021-2023 sebanyak 76 BTS (Base Transceiver Station) baru terbangun di wilayah Gumas.
“76 BTS baru dibangun untuk wilayah atau desa yang tidak memiliki sinyal (blankspot) dengan tujuan menyediakan akses telekomunikasi yang lebih baik ke masyarakat sehingga lebih memudahkan akses sinyal telekomunikasi,” kata Ruby.
Pun begitu, menurut Ruby, dari 114 desa di Gumas, terdapat enam desa yang belum terbangun tower BTS, dan pihaknya mengupayakan ke enam desa itu dapat terbangun tower BTS nya.
“Kalau suprastruktur utama yang mendukung aksesibilitas komunikasi siap, kita akan bisa on air dengan maksimal. Wilayah ini akan bisa merdeka sinyal telekomunikasi,” tandas Ruby.(Np/Lim)












