Ny. Sumiati Saiful: Pemutakhiran Dapodik Jadi Fondasi Pembangunan Pendidikan Berkualitas

KASONGAN – Bunda PAUD, Literasi, dan Guru Kabupaten Katingan, Ny. Sumiati Saiful, menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Ia menegaskan, hanya melalui pendidikan yang berkualitaslah akan lahir generasi cerdas, kreatif, serta memiliki kemampuan adaptif terhadap perubahan zaman — sejalan dengan visi dan misi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Hal tersebut disampaikan Sumiati saat menghadiri kegiatan pendampingan pembaruan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Satuan Pendidikan Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan, Kamis (28/8/2025).
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa pemutakhiran Dapodik memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun sistem pendidikan berbasis data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipercaya. Menurutnya, data yang valid bukan sekadar kumpulan angka, melainkan fondasi dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan pendidikan di berbagai tingkatan pemerintahan — dari daerah hingga nasional.
“Dapodik merupakan sistem yang sangat vital dalam pengelolaan data pendidikan di Indonesia. Proses pengumpulan dan pembaruan datanya membutuhkan kerja sama, dedikasi, dan kolaborasi dari semua pihak, mulai dari satuan pendidikan hingga pemerintah daerah. Dengan data yang benar, kita dapat memastikan arah pembangunan pendidikan di Katingan berjalan sesuai kebutuhan dan sasaran,” ujar Sumiati.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa perencanaan program pendidikan di masa kini maupun masa mendatang sangat bergantung pada kelengkapan dan keakuratan data dari setiap sekolah. Tanpa data yang valid, kebijakan yang diambil akan sulit tepat sasaran, dan hal ini dapat berdampak pada kualitas layanan pendidikan di lapangan.
“Demi mewujudkan pendidikan yang bermutu dengan program yang terencana, dibutuhkan data yang lengkap, akuntabel, dan selalu diperbarui. Karena itu, saya berharap seluruh pemangku kepentingan pendidikan, terutama operator sekolah, dapat berperan aktif menjaga integritas data yang mereka kelola,” tandasnya.
Sumiati juga mengingatkan bahwa data pendidikan tidak hanya penting bagi lembaga pendidikan, tetapi juga bagi masyarakat secara luas. Data yang transparan dan akuntabel menjadi dasar dalam menilai kemajuan pendidikan di daerah serta bentuk pertanggungjawaban publik terhadap berbagai program pemerintah.
“Mari kita jadikan Dapodik sebagai alat untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pendidikan di Katingan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa bersama-sama mewujudkan generasi unggul demi masa depan daerah yang lebih maju,” pungkasnya.
(tr)