Musancab Meledak! PDI Perjuangan Gumas Panaskan Mesin Politik, Bidik Dominasi 2029!

Foto. 12 pengurus kecamatan PDI Perjuangan hasil Musancab PDI Perjuangan se Gumas,mengikuti pengucapan sumpah janji yang dibacakan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalteng, Arton S Dohong, Senin (27/4/2026) sore di GPU Damang Batu (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Gelombang konsolidasi politik mengguncang Kabupaten Gunung Mas (Gumas). PDI Perjuangan setempat menunjukkan taringnya dengan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se-Kabupaten, Senin (27/4/2026), di GPU Damang Batu,sebuah momentum strategis yang bukan sekedar rutinitas organisasi,tapi juga sinyal kuat kesiapan menghadapi pertarungan besar 2029.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gumas, Nomi Aprilia, menegaskan, Musancab kali ini menjadi titik krusial dalam mengonsolidasikan kekuatan partai hingga ke level paling bawah. “Ini bukan agenda biasa. Ini adalah langkah serius untuk memanaskan mesin partai sekaligus memperkuat fondasi politik hingga ke akar rumput,” tegasnya dengan nada penuh optimism kala menyanpaikan laporan.
Menurut Nomi, Musancab kali ini juga menjadi bagian penting dalam penataan struktur kepemimpinan pasca Kongres VI partai, termasuk memastikan proses regenerasi dan penetapan pengurus PAC di tingkat kecamatan berjalan solid dan sesuai mekanisme organisasi. “Kita ingin memastikan roda partai bergerak terarah, disiplin, dan siap tempur,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Nomi berharap seluruh peserta benar-benar mengikuti setiap tahapan Musancab dengan serius, sebagai bentuk tanggung jawab dalam membesarkan partai ke depan.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah, Arton S Dohong, memberikan penilaian tegas, Musancab Gumas berlangsung solid, kompak, dan penuh semangat juang. Kehadiran lengkap pengurus dari 12 kecamatan dinilai sebagai bukti nyata kekuatan struktur partai di daerah.
“Ini sinyal positif. Kalau konsolidasi seperti ini terus dijaga, maka pelaksanaan tugas-tugas kepartaian hingga ke desa akan berjalan sesuai garis perjuangan partai,”tegas Arton.
Lebih jauh, Arton menyoroti agenda besar ke depan,yakni Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029–2030,sebagai medan pertarungan yang harus dihadapi dengan kesiapan total. Ia optimistis, dengan konsolidasi yang matang dan sistematis, PDI Perjuangan mampu tampil dominan dan memberi warna kuat dalam dinamika politik di Kalimantan Tengah, khususnya di Gumas.
Musancab ini menjadi penegas,bahwa PDI Perjuangan tidak sekadar bergerak,tapi tengah mengonsolidasikan kekuatan secara serius, terukur, dan agresif. Arah sudah jelas,menuju 2029 dengan mesin politik yang panas dan barisan yang semakin solid.(nh)