Momentum Hari Bhayangkara Ke-80! Kapolres Gumas Tegaskan Polri Milik Semua, Harmoni Keberagaman Jadi Kekuatan Bangsa

Foto. Polres Gumas menggelar acara Doa Lintas Agama yang berpusat di Aula Patriatama Polres Gumas,Kamis (2/7/2026) pukul 07.45 WIB. Acara diawali sambutan Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo.(Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat nilai-nilai toleransi dan kedamaian melalui sebuah kegiatan spiritual yang khidmat. Jajaran kepolisian setempat menggelar acara Doa Lintas Agama yang berpusat di Aula Patriatama Polres Gumas,Kamis (2/7/2026) pukul 07.45 WIB.

Kegiatan diselenggarakan secara khusus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan hari jadi kepolisian semata, melainkan juga sebagai ajang refleksi spiritual guna meningkatkan sinergi, mempererat persaudaraan, dan menyatukan visi antara aparat keamanan dengan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Gumas.

Acara yang sarat dengan nuansa kebersamaan ini dihadiri langsung oleh jajaran anggota kepolisian secara menyeluruh. Tampak hadir memimpin kegiatan, Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo,didampingi Wakapolres Kompol Indras Purwoko,para Pejabat Utama (PJU) Polres, seluruh personel Polres Gumas, serta kehadiran para tokoh lintas agama dari wilayah setempat.

Suasana harmonis sangat terasa ketika para pemuka agama dari berbagai latar belakang kepercayaan duduk berdampingan dengan aparat penegak hukum di satu ruangan. Pemandangan ini menjadi bukti nyata tingginya rasa toleransi dan kerukunan umat beragama di wilayah hukum Gunung Mas, sekaligus menonjolkan wajah Polri yang semakin humanis, inklusif, dan dekat dengan semua golongan masyarakat tanpa membeda-bedakan.

Adapun susunan kegiatan ini dirancang secara rapi dan khusyuk agar esensi spiritual dari acara tersebut dapat dirasakan oleh seluruh hadirin. Rangkaian acara dimulai dari pembukaan yang membawa pesan persatuan, dilanjutkan dengan arahan dan sambutan dari Kapolres Gumas, pelaksanaan inti yakni doa lintas agama, hingga diakhiri dengan penutup yang membawa kelegaan dan kedamaian bagi semua pihak yang hadir.

Dalam sambutannya yang menggugah semangat kebersamaan, Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo,memberikan apresiasi mendalam kepada para tamu undangan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada para Tokoh Agama, PJU, beserta seluruh Personel Polres Gunung Mas yang telah ikut serta hadir dalam acara Doa Lintas Agama dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 ini dalam keadaan sehat,” ujar Kapolres membuka sambutannya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya niat dan ketulusan dalam memanjatkan doa bersama. “Kiranya momentum Doa Lintas Agama ini dilakukan dengan benar-benar melalui keyakinan hati, dengan harapan besar agar Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk terus mengayomi, melayani, dan melindungi secara maksimal,” tegas Heru.

Kapolres Heru tak lupa menyematkan doa khusus bagi jajaran kepolisian yang memikul tanggung jawab besar di lapangan setiap harinya. “Kami juga memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan petunjuk dalam menjalankan tugas menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Akhir kata, semoga acara ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadikan Polres Gunung Mas semakin siap mengabdi untuk negeri,” tambahnya dengan nada penuh harap.

Puncak acara diwarnai dengan untaian doa bersama yang dipimpin oleh masing-masing tokoh agama secara bergantian sesuai dengan keyakinannya. Bait-bait doa yang dipanjatkan tersebut berpusat pada permohonan keselamatan bangsa, kelancaran tugas aparat kepolisian ke depan, serta terciptanya lingkungan masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang selalu rukun, produktif, dan damai.

Rangkaian acara Doa Lintas Agama peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini akhirnya ditutup pada pukul 08.15 WIB. Selama seluruh prosesi berlangsung, situasi di sekitar Markas Komando Polres Gumas terpantau berjalan dengan sangat aman, lancar, dan kondusif, meninggalkan kesan spiritual yang mendalam serta semangat pengabdian baru bagi aparat dalam melayani masyarakat ke depannya.(njh)