Mantan Ketua DPRD Gumer Ingatkan OPD Bekerja Sepenuh Hati

Foto. Mantan Ketua DPRD Gumas Gumer.(Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Mantan Ketua DPRD Gunung Mas (Gumas) Gumer mengingatkan seluruh pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gumas untuk bekerja sepenuh hati dan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

Gumer menegaskan, jabatan yang diemban merupakan amanah, bukan sekedar posisi untuk mencari kenyamanan dan keuntungan.

“Setiap aparatur pemerintah, terutama yang memegang jabatan strategis, harus benar-benar memahami esensi dari pelayanan publik. Jangan hanya datang, duduk, tanda tangan, kemudian pulang. Masyarakat menunggu bukti nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas,”seru Gumer,Senin (3/11/2025)

Ie mengimbau pejabat OPD untuk bekerja dengan hati,karena saat melayani masyarakat dengan ketulusan, hasilnya akan jauh lebih baik dan berdaya guna

Lebih lanjut Gumer menyatakan, jabatan hanyalah amanah sementara, bukan sesuatu yang perlu dipertahankan dengan segala cara. Yang terpenting menurut Gumer adalah kinerja dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

“Kalau semua pejabat OPD bekerja dengan niat baik, sepenuh hati, dan bertanggung jawab, jangan pernah takut jabatan digeser atau diganti. Karena jabatan itu bukan milik kita, melainkan kepercayaan. Yang harus dijaga adalah integritas dan dedikasi,”tegas Gumer.

Gumer menilai masih ada sejumlah  pejabat di lingkungan OPD yang terlihat bekerja setengah hati, bahkan sibuk menjaga posisi daripada fokus pada pelayanan publik. Padahal,menurut Gumer, masyarakat membutuhkan pejabat yang siap turun langsung dan memahami kebutuhan di lapangan.

Gumer berpandangan, semangat kerja yang tulus dan berorientasi pada pelayanan akan menjadi roh utama keberhasilan pemerintahan daerah.

Gumer lantas mengingatkan agar para pejabat OPD  di lingkungan Pemkab Gumas tidak terjebak pada rutinitas birokratis yang kaku.

Mantan pimpinan legislatif yang dikenal tegas dan dekat dengan pewarta itu juga menyoroti pentingnya sinergi antar-OPD agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia berharap, tahun anggaran 2026 dapat menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan profesionalitas ASN di semua lini.

“Jangan biarkan ego sektoral menghambat kemajuan daerah. Masyarakat menilai dari hasil kerja nyata, bukan dari banyaknya rapat atau seremoni,”ujar Gumer. (nh)