Lompatan Fantastis! SPPG Kemala Presisi Polres Gumas Tembus 2.153 Penerima Manfaat, Bukti Nyata Pelayanan Presisi untuk Masyarakat

Foto. Seorang anak sedang menikmati MBG yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Presisi yang berpusat di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya. Berdasarkan data, bulan April 2026, SPPG Kemala Presisi telah melayani sebanyak 1.822 anak di Kecamatan Mihing Raya.(Jendela Kalteng/ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat terus digalakkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) melalui Yayasan Kemala Bhayangkari. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden RI melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Presisi yang berpusat di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya, dilaporkan sukses mencatatkan lonjakan partisipasi yang sangat signifikan sepanjang dua bulan terakhir.
Program MBG berdampak positif ini dinakhodai langsungKepala SPPG, Hendrika Ronaldo, bersama Ahli Gizi, Kesi.Kolaborasi profesional keduanya memastikan bahwa setiap paket menu makanan sehat dan suplemen yang didistribusikan kepada anak-anak sekolah serta kelompok rentan telah memenuhi standar kecukupan nutrisi yang ketat guna menekan angka stunting secara efektif di wilayah setempat.
Keberhasilan intervensi gizi ini terlihat jelas dari grafik jangkauan pelayanan yang merangkak naik secara eksponensial. Tingginya kepercayaan para orang tua, perangkat desa, dan pihak sekolah terhadap program MBG ini berkembang pesat, sekaligus memperluas payung perlindungan kesehatan anak mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Berdasarkan data, bulan April 2026, SPPG Kemala Presisi telah melayani sebanyak 1.822 anak di Kecamatan Mihing Raya. Rincian penerima manfaat tersebar di berbagai instansi pendidikan, meliputi SMKN 1 Mihing Raya (169 orang), SMPN 1 Mihing Raya (273 orang), SDN 1 Kampuri (201 orang), SDN 2 Kampuri (156 orang), SDN Rangan Tate (182 orang), SDN Ripi (46 orang), TK Dharma Wanita Rangan Tate (48 orang), TK Tunas Harapan Ripi (26 orang), TK Sambelum Kampuri (35 orang), Paud Terpadu Negeri Kampuri (113 orang), Lukan Jaya Tumbang Danau (30 orang), SDN Tumbang Danau (98 orang), SMPN Negeri Satap Mihing Raya (123 orang), TK PGRI Dahian Tambuk (81 orang), dan SDN Dahian Tambuk (240 orang).
Memasuki periode Mei 2026, antusiasme warga kian berlipat ganda hingga total layanan operasional harian melonjak tajam menembus angka 2.153 orang. Di sektor sekolah, stabilitas distribusi tetap terjaga optimal dengan rincian penerima yaitu SMKN 1 Mihing Raya (117 orang), SMPN 1 Mihing Raya (273 orang), SDN 1 Kampuri (201 orang), SDN 2 Kampuri (156 orang), SDN Rangan Tate (182 orang), SDN Ripi (46 orang), TK Dharma Wanita Rangan Tate (49 orang), TK Tunas Harapan Ripi (26 orang), TK Sambelum Kampuri (35 orang), Paud Terpadu Negeri Kampuri (113 orang), Lukan Jaya Tumbang Danau (30 orang), SDN Tumbang Danau (98 orang), SMPN Negeri Satap Mihing Raya (123 orang), TK PGRI Dahian Tambuk (81 orang), dan SDN Dahian Tambuk (240 orang).
Menariknya, akselerasi jumlah penerima pada bulan Mei didorong oleh perluasan sasaran program yang mulai menyentuh kategori prioritas kelompok rentan B3, yakni Ibu Menyusui, Ibu Hamil, dan Balita. Inovasi perluasan wilayah jangkauan ini berhasil merangkul serta mengedukasi 49 orang ibu menyusui (busui), 29 orang ibu hamil (bumil), dan 305 anak balita untuk mendapatkan pasokan gizi seimbang secara cuma-cuma.
Menanggapi pencapaian positif ini Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kabagops AKP Nurheriyanto Hidayat, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim di lapangan. Melalui perwakilan resmi institusi, pihak Polres menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
“Peningkatan jumlah penerima manfaat yang menyentuh angka 2.153 orang pada bulan Mei ini merupakan bukti konkret bahwa kehadiran SPPG Kemala Presisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kami, mewakili Kapolres Gunung Mas, berkomitmen penuh untuk menjaga konsistensi dan mutu pelayanan ini demi memastikan tidak ada lagi anak-anak, ibu hamil, maupun ibu menyusui di wilayah hukum kami yang mengalami kendala pemenuhan gizi,” tegas Kabag Nurheriyanto Hidayat,Jumat (29/5/2026) siang.
Keberlanjutan program strategis ini tidak lepas dari pola sinergitas dan koordinasi aktif yang dibangun antara personel kepolisian, dinas pendidikan, serta tenaga kesehatan puskesmas setempat. Pemantauan berkala terhadap status antropometri atau pengukuran fisik anak-anak terus dilakukan secara berkala oleh tim ahli guna mengukur efektivitas dampak pemberian makanan tambahan (PMT) tersebut.
Melalui aksi nyata yang terstruktur dan berkelanjutan ini, Polres Gumas optimis dapat melahirkan fondasi generasi muda yang tangguh, cerdas, dan bebas stunting di Desa Tumbang Empas dan sekitarnya. Program MBG bersama SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari ini pun diharapkan mampu menjadi percontohan nasional dalam hal integrasi tugas kamtibmas dengan penguatan ketahanan kesehatan masyarakat di daerah.(nh)