Komisi III DPRD Kalteng Tinjau Sekolah Rakyat di Katingan, Apresiasi Inovasi Pemerataan Pendidikan

KASONGAN – Rombongan Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Katingan pada Kamis (4/9/2025). Agenda ini difokuskan untuk meninjau langsung keberadaan Sekolah Rakyat (SR), sebuah lembaga pendidikan alternatif yang dikenal inovatif dan berlokasi di Kota Kasongan. Dalam kunjungan tersebut, para anggota dewan didampingi langsung oleh Wakil Bupati Katingan, Firdaus.
Sekolah Rakyat menjadi sorotan karena merupakan satu-satunya sekolah sejenis di Provinsi Kalimantan Tengah yang hadir dengan konsep pemerataan akses pendidikan tanpa hambatan ekonomi. Keberadaan sekolah ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Firdaus menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dibangun atas dasar kepedulian terhadap masa depan generasi muda. “Sekolah ini tidak hanya berfokus pada kegiatan akademis, tetapi juga menjamin kesejahteraan peserta didik. Untuk memastikan mereka dapat belajar dengan tenang, pemerintah menyediakan kebutuhan makan dan minum tiga kali sehari serta fasilitas asrama yang memadai,” ungkapnya.
Hingga saat ini, Sekolah Rakyat telah menampung 100 siswa, terdiri atas 50 siswa tingkat SMP dan 50 siswa tingkat SMA. Para siswa mulai menempati asrama sejak 10 Agustus 2025, sementara kegiatan belajar mengajar resmi dimulai pada 30 Agustus 2025.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Tommy Irawan Diran, mengapresiasi langkah progresif yang diambil Pemerintah Kabupaten Katingan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Katingan. Sekolah Rakyat ini merupakan langkah nyata untuk memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Ini contoh baik yang patut dikembangkan di kabupaten lain,” ujarnya.
Saat ini, proses belajar di Sekolah Rakyat didukung oleh 17 tenaga pengajar yang mengajar berbagai mata pelajaran. Pemerintah daerah juga berencana menambah jumlah guru guna memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus memperluas cakupan penerimaan siswa di tahun ajaran mendatang.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain di Kalimantan Tengah. Sekolah ini diharapkan menjadi simbol nyata bahwa pendidikan bukan hanya hak bagi yang mampu, tetapi hak bagi setiap anak bangsa tanpa terkecuali.
(tr)