Kobaran Api Mengamuk di Jalan Nyai Balau, Polsek Tewah dan Warga Bergerak Cepat Selamatkan Permukiman!

Foto. Polsek Tewah yang didukung oleh BPBD dan masyarakat setempat,berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap sejumlah ruko dan rumah di Jalan Nyai Balau,Kelurahan Tewah,Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Jumat (15/5/2026) dini hari.(Jendela Kalteng/ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Berkat kesigapan personel Polsek Tewah yang didukung oleh BPBD dan masyarakat setempat, kobaran api yang melalap sejumlah ruko dan rumah di Jalan Nyai Balau,Kelurahan Tewah,Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas, Jumat (15/5/2026) dini hari.
Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekira pukul 01.30 WIB di wilayah RT.09. Sebanyak 10 unit ruko dan satu unit rumah menjadi terdampak dalam musibah ini. Meski api sempat membesar dengan cepat, koordinasi yang solid antar instansi memastikan tidak ada satu pun korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, api diduga berasal dari korsleting listrik pada arus jalur Pasar Tewah. Yudi Evin T. Umbing, Ketua RT. 009, mengungkapkan, warga sempat mendengar suara ledakan dari arah tiang listrik tepat di depan ruko sebelum asap tebal dan kobaran api mulai merambat ke bangunan yang mayoritas berbahan kayu.
Merespons laporan warga, jajaran Polsek Tewah langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan membantu pemadaman. Satu unit mobil BPBD Kuala Kurun, satu unit mobil identifikasi Polres Gumas, serta dua unit mobil pemadam kebakaran Kelurahan Tewah dikerahkan secara intensif untuk menjinakkan si jago merah.
Aksi ini terlihat saat personel kepolisian, TNI, bersama warga saling bahu-membahu menyiramkan air dan menyelamatkan barang-barang berharga milik korban. Struktur bangunan yang didominasi material kayu memang menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan, namun semangat kerja sama membuat api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 04.12 WIB.
PLH.Kapolsek Tewah, Ipda Muchlis Aryanto, yang memimpin langsung jalannya evakuasi di lapangan, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian warga. Menurutnya, kecepatan pelaporan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak kerugian yang lebih besar.
Mewakili Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, Muchlis menyatakan rasa syukurnya atas nihilnya korban jiwa. “Kami hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan prima. Fokus utama kami saat kejadian adalah memastikan keselamatan seluruh warga. Kami bersyukur, berkat sinergi TNI-Polri, Damkar, BPBD, dan masyarakat yang luar biasa, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ujar Muchlis. Jumat (15/5/2026) pagi.
Kerugian materil akibat peristiwa kebakaran tersebut mencapai kurang lebih Rp 1.500.000.000 (Satu Miliar Lima Ratus Juta Rupiah). Saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di lokasi kejadian untuk menjaga status quo guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh unit identifikasi.
Langkah-langkah kepolisian juga terus dilakukan secara profesional, mulai dari mendata saksi-saksi, melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi Polres Gumas, hingga melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Ipda Muchlis mengimbau seluruh masyarakat Gumas, khususnya di Kelurahan Tewah, agar selalu waspada terhadap kondisi instalasi listrik di bangunan masing-masing. “Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk rutin mengecek kabel listrik guna mencegah arus pendek. Kami akan terus mendampingi warga dalam masa pemulihan pasca-kebakaran ini,”pungkas Muchlis.(nh)