Kinerja Penyerapan Anggaran Tidak Optimal

Foto. Pj Sekda Richard bersama unsur forkopimda, asisten, staf ahli bupati, beberapa kepala perangkat daerah, beberapa camat dan pejabat eselon tiga serta undangan lainnya usai membuka Rakordal dan Evaluasi Realisasi Pelaksanaan APBD Pemkab Gumas Triwulan II TA 2023 di Aula Bappedalitbang, Senin (10/7). (Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Target penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) triwulan kedua sebesar 50 persen. Bila melihat dari realisasi penyerapan anggaran per 5 Juli 2023, dapat diartikan kinerja penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tidak optimal.
Bupati Gumas Jaya S Monong diwakili Pj Sekda Richard menyampaikan hal itu kala membuka Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) dan Evaluasi Realisasi Pelaksanaan APBD Pemkab Gumas Triwulan II Tahun Anggaran 2023 di Aula Bappedalitbang, Senin (10/7).
“Hal ini mohon menjadi perhatian kita bersama, untuk segera mengambil langkah-langkah strategis demi percepatan penyerapan anggaran kita di triwulan selanjutnya,” kata Richard.
Richard lebih jauh memaparkan gambaran kondisi APBD Kabupaten Gumas triwulan kedua, yakni pendapatan daerah sebesar 36,81 persen.
Komponen pendapatan daerah, yaitu pendapatan asli daerah 17,94 persen, pendapatan transfer 38,23 persen, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah 48,65 persen.
Sedangkan belanja daerah 32,66 persen, dengan komponen belanja operasi 38,86 persen, belanja modal 26,28 persen, belanja tidak terduga 2,21 persen, dan belanja transfer 22,94 persen.
“Ambil kebijakan strategis dalam perangkat daerah masing-masing guna mempercepat realisasi pelaksanaan pembangunan, sehingga anggaran dan ouput pembangunan bagi masyarakat dapat segera terealisasi,” ujar Richard mengingatkan perangkat daerah.
Mantan Kadis PU Murung Raya itu menekankan harus ada peningkatan realisasi pendapatan maupun belanja pada masing-masing perangkat daerah pada rakordal triwulan ketiga berikutnya awal Oktober 2023 dibandingkan dengan hasil realisasi rakordal triwulan ketiga tahun 2022.
“Saya melihat realisasi triwulan kedua ini hampir sama dengan tiwulan kedua tahun 2022. Artinya kita belum dapat menindaklanjuti hasil evaluasi kita bersama,” tukasnya.
Yantrio Aulia, Kepala Bappedalitbang menyatakan tujuan kegiatan untuk menyampaikan data capaian target anggaran pendapatan dan penerimaan daerah, baik yang bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah sah lainnya.
Menyampaikan data capaian belanja daerah, baik yang bersumber dari DAU, DAK fisik dan non fisik serta dana desa baik keuangan dan fisiknya.
Menyampaikan data realisasi keuangan dan fisik proyek strategis tahun 2023 serta pemenuhan SPM, serta menyampaikan kendala permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan.
Turut hadir, unsur forkopimda, asisten, staf ahli bupati, beberapa kepala perangkat daerah, beberapa camat dan pejabat eselon tiga serta undangan lainnya. (nh).