Kejurnas Swallow Grasstrack Yamaha 2025 Region IV Kalimantan Seri II  Ajang crosser Lokal Kembangkan Kemampuan

WhatsApp Image 2025-06-15 at 22.24.41

Foto. Antusias penonton menyaksikan keseruan para pembalap menaklukkan Sirkuit Antang Sakti pada event Kejurnas Swallow Grasstrack Yamaha 2025 Region IV Kalimantan Seri II  di Sirkuit Antang Sakti,Mingggu (15/6/2025).(Jendela Kalteng/ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Event Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Swallow Grasstrack Yamaha 2025 Region IV Kalimantan Seri II  di Sirkuit Antang Sakti menjadi ajang bagi crosser lokal Gunung Mas (Gumas) untuk bisa mengembangkan kemampuannya dan mengukir prestasi di lingkup kabupaten,provinsi bahkan nasional.

Hal demikian disampaikan Ketua KONI Gumas Richard pada sambutannya di pembukaan Kejurnas Swallow Grasstrack Yamaha 2025 Region IV Kalimantan Seri II  di Sirkuit Antang Sakti,Minggu (15/6/2025).

“KONI Kabupaten Gunung Mas sebagai wadah pembinaan olahraga di Kabupaten Gunung Mas,sangat mengapresiasi pengurus IMI Kabupaten Gunung Mas yang telah berhasil menjadikan kabupaten Gunung Mas sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Kejurnas Swallow Grasstrack Yamaha 2025 Region IV Kalimantan Seri II  tahun 20205 ini,”kata Richard.

“Diharapkan tahun-tahun mendatang,kabupaten Gunung Mas dapat terus menjadi tuan rumah pada event-event IMI,baik tingkat provinsi maupun pusat,”ucapnya.

KONI Gumas berharap kepada seluruh cabang olahraga lain yang bernaung di bawah KONI Gumas juga dapat menyelenggarakan event-event baik tingkat kabupaten maupun sampai tingkat nasional.

Ketua panitia Hermanto pada laporannya menjelaskan, Kejurnas Swallow Grasstrack Yamaha 2025 Region IV Kalimantan Seri II  di Sirkuit Antang Sakti,mempertandingkan kelas GTX 1-Trail Tune Up 4L 180 cc Pro,GTX 2-Trail Standart 4L 155 cc Pro,GTX3-Trail Standart 4L-Trail Stabndart 4L 155 cc Pemula,GTX 4 – Trail Standard 4L 155cc Wanita dan GTX 5 – Trail Standard Pabrik 4L 155cc Pemula

Kelas GTX6 Trail Standar 4 L 155cc (Lokal Gumas), GTX 7 Trail Standar 4 L 155cc (Open), GTX 8 Trail Standar 4 L 180cc (Open), GTX 9 Bebek Standar 2 L 110cc dan 4 L 125cc (Loka Kalteng) dan GTX 10 Bebek Standar 2 L 110 Cc Dan 4 L 125cc (Open)

Kemudian GTX 11 Bebek Modifikasi 4 L 125cc (Open),GTX 12 Sport & Trail (Open),GTX 13 Sport & Trail (Lokal Gumas),GTX 14 Free For All (Open),GTX 15 Special Engine 2L 125cc dan 4L 250cc (Open),GTX 16 Adventure Usia 30+ (Non Pembalap Aktif dan Non SE),GTX 17 Adventure Usia 40+ (Non Pembalap Aktif dan Non SE), GTX 18 Adventure Lokal Gumas (Non Pembalap Aktif dan Non SE),GTX 19 Adventure Open (Non Pembalap Aktif dan Non SE),serta GTX 20 Mini Trail S/D Usia 13 Tahun.

“Sirkuit Antang Sakti ini tidak hanya dipakai untuk ajang kompetisi, bisa juga dipergunakan kawula muda Gunung Mas untuk berlatih menyalurkan minat dan bakat balapnya, sehingga muncul pembalap berprestasi dari Kabupaten Gunung Mas,” kata Hermanto yang juga anggota DPRD Gumas.

Pantauan jendelakalteng.co.id, aksi balap yang memacu adrenalin dari para crosser asal Gumas maupun luar Gumas sejak Sabtu (14/6/2025) menjadi tontonan menarik ribuan penonton dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Meski di bawah sengatan terik matahari dan guyuran hujan masyarakat rela berpanas-panasan dan terkena hujan dan  debu demi menyaksikan keseruan para pembalap menaklukkan Sirkuit Antang Sakti. 

Sorak sorai penonton pecah saat para pembalap mula beradu kecepatan di lintasan yang menantang. Debu berterbangan dan mesin meraung,serta aksi jumping dari para crosser membuat suasan sirkut bergemuruh dengan ribuan penonton yang manyaksikan.

Saat jendelakalteng.co.id,melayangkan pandangan,banyaknya UMKM lokal turut meramaikan event,menambah semarak suasana dan memberi dampak ekonom langsung bagi UMKM.

Kehadiran gadis-gais payung (umbrella gril) yang tampil menawan dan penuh pesona juga menjadi salah satu daya tarik yang mencuri perhatian penononton di event Kejurnas Swallow Grasstrack Yamaha 2025 Region IV Kalimantan Seri II  di Sirkuit Antang Sakti.

Tak hanya sebagai pendamping pembalap di garis start, gadis-gais payung itu juga menambah semarak suasana.Banyak penonton yang tak melewatkan kesempatan untuk memandang gadis-gais payung itu.

Harga tiket masuk dikenakan Rp 30 ribu, dan memperebutkan hadiah total ratusan juta rupiah.

Sementara, ketua pengurus cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Gumas Evandi mengatakan, kejurnas grasstrack ini selain sebagai ajang silaturahmi juga ajang saling tukar pengalaman sesama crosser dari dalam dan luar Gumas, serta sarana hiburan bagi masyarakat sekaligus dapat memberikan impact (dampak) bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kejurnas grasstrack ini yang diikuti crosser dari luar Gunung Mas, tentunya menjadi event bergengsi. Ribuan orang akan menyaksikan atraksi dari para crosser. Hal ini tentunya memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meraup keuntungan,”kata Evandi.

Hadir mendampingi Jaya, Wakil Bupati (Wabup) Efrensia LP Umbing dan suami DK Mandarana, unsur forkopimda,Ketua DPRD Binartha, Ketua KONI Gumas yang juga Sekda Gumas Richard, beberapa kepala perangkat daerah dan pejabat eselon tiga, Ketua IMI Gumas Evandi, Ketua TP PKK Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, dan tamu undangan lainnya. (nh).