Kapolres Arum Turun Langsung Monitor Hotspot dan Penanganan Karhutla

Selasa, 22 September 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi,S.H,.S.I.K.,M.A turun langsung dalam kegiatan monitoring hotspot dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Tewah, Senin (21/9/2026) pukul 13.30 WIB.(jendelakalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Kapolres Gunung Mas (Gumas) AKBP Arum Sari Puspita Dewi,S.H,.S.I.K.,M.A turun langsung dalam kegiatan monitoring hotspot dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Tewah, Senin (21/9/2026) pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polri, TNI, dan Damkar DLHKP.

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi titik panas yang terpantau sekaligus mengetahui situasi lapangan setelah adanya informasi mengenai hotspot. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan groundcheck pada lokasi yang menjadi titik pemantauan di wilayah Desa Batu Nyiwuh, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gumas.

Groundcheck dilaksanakan oleh empat personel Polri, dua personel TNI, dan empat personel Damkar DLHKP. Kehadiran Kapolres Gunung Mas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap penanganan Karhutla di wilayah yang masuk dalam pemantauan.

Berdasarkan hasil groundcheck, personel Polsek Tewah menemukan titik api dalam keadaan padam. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi hotspot dan mengetahui keadaan area setelah terdeteksi adanya titik panas.

Selain melakukan pengecekan, personel Polsek Tewah juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai larangan dan bahaya Karhutla. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar aktivitas masyarakat tidak menimbulkan kebakaran yang dapat meluas.

Kapolsek Tewah Ipda Michael Bethrand Simanjuntak, S.Tr.K., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan groundcheck dilakukan untuk memastikan kondisi titik yang terpantau sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami melakukan pengecekan langsung terhadap titik hotspot dan sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai larangan serta bahaya Karhutla,” ujar Ipda Michael Bethrand Simanjuntak saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Selasa (22/9/2026) pagi.

Menurut hasil pemantauan yang dilaporkan, lahan yang terbakar tercatat sekitar 0,5 hektare. Bahan kegiatan menyebut luasan tersebut berada di Desa Teluk Lawah, sementara lokasi hotspot pada bagian lain laporan disebut berada di Desa Batu Nyiwuh. Informasi tersebut disampaikan sesuai data lapangan yang tersedia.

Secara keseluruhan, data Karhutla pada Senin (21/9/2026) mencatat tiga hotspot dan tiga kali firespot, dengan luas lahan yang terbakar sekitar 0,5 hektare. Data tersebut menjadi bagian dari pemantauan dan evaluasi penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Gumas.

Kapolsek Tewah juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu Karhutla dan segera memberikan informasi kepada petugas melalui layanan call center 110 apabila menemukan titik api,” katanya.

Keterlibatan unsur Polri, TNI, dan pemadam kebakaran menunjukkan adanya koordinasi dalam melakukan pemantauan serta penanganan kejadian Karhutla. Respons di lapangan diarahkan untuk memastikan kondisi titik yang terpantau dapat diketahui secara langsung dan langkah penanganan dapat dilakukan sesuai keadaan.

Monitoring hotspot dan groundcheck menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan serta mengurangi risiko meluasnya kebakaran. Polsek Tewah bersama unsur terkait juga terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi kebakaran di wilayah sekitar.

Kegiatan tersebut menegaskan pentingnya pemantauan lapangan, koordinasi antarunsur, dan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan Karhutla. Kepolisian melalui jajaran Polsek Tewah akan terus melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan keamanan di wilayah Kecamatan Tewah.(njh)

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Gerak Cepat, Satresnarkoba Polres Gumas,Bekuk Terduga Pengedar Sabu
Polres Gumas dan Mitra Dunia Usaha Bergerak, Oksigen Portable dan Masker Disalurkan ke Sekolah Rakyat
Berjibaku Cegah Karhutla Meluas, Polsek Rungan dan Tim Gabungan Padamkan Titik Api di Desa Linau!
Polres Gumas Dorong Ketahanan Pangan, Tanam Jagung Hibrida di Lahan 1 Hektare!
Jaga Kondusivitas Gumas, Kapolres Bangun Sinergi dengan KPU, Bawaslu dan Tokoh Agama
176,81 Gram Sabu Diduga Beredar di Rungan, Satresnarkoba Polres Gumas Bertindak
Cegah Kericuhan dan Penyelewengan, Satreskrim Polres Gumas Sosialisasikan Tertib Antrean BBM di SPBU Kuala Kurun
Warga Laporkan Titik Api via 110, Pamapta Polres Gumas dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:59 WIB

Kapolres Arum Turun Langsung Monitor Hotspot dan Penanganan Karhutla

Selasa, 22 September 2026 - 14:49 WIB

Gerak Cepat, Satresnarkoba Polres Gumas,Bekuk Terduga Pengedar Sabu

Senin, 21 September 2026 - 15:44 WIB

Polres Gumas dan Mitra Dunia Usaha Bergerak, Oksigen Portable dan Masker Disalurkan ke Sekolah Rakyat

Senin, 21 September 2026 - 14:11 WIB

Berjibaku Cegah Karhutla Meluas, Polsek Rungan dan Tim Gabungan Padamkan Titik Api di Desa Linau!

Jumat, 18 September 2026 - 14:58 WIB

Jaga Kondusivitas Gumas, Kapolres Bangun Sinergi dengan KPU, Bawaslu dan Tokoh Agama

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Kapolres Arum Turun Langsung Monitor Hotspot dan Penanganan Karhutla

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:59 WIB

Hukum dan Kriminal

Gerak Cepat, Satresnarkoba Polres Gumas,Bekuk Terduga Pengedar Sabu

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:49 WIB