Kadisdikpora: Peningkatan Sarana Prasarana Pendidikan Tetap Prioritas

Foto. Kadisdikpora Gumas Aprianto. (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melalui Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Gumas Aprianto menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas tetap berkomitmen meningkatkan sarana prasarana pendidikan di jenjang pendidikan PAUD,TK, SD dan SMP.
“Peningkatan sarana prasarana pendidikan adalah upaya kita untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pendidikan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan disatuan pendidikan yang ada di wilayah ini,” ujar Apri, Kamis (22/2/2024).
Apri membeberkan, peningkatan sarana prasarana pendidikan yang akan ditingkatkan untuk tahun-tahun kedepan, seperti pembangunan rumah dinas guru, pengadaan meja dan kursi guru dan siswa
Pembangunan dan penambahan serta rehab ruang kelas siswa dan ruang guru, pembangunan ruang perpustakaan, pembangunan pagar sekolah, pembangunan toilet, fasilitas olahraga, dan pembangunan ruang UKS.
Pihaknya juga akan mendata dan mengidentifikasi dilapangan terkait sarana prasarana pendidikan yang akan ditingkatkan terkait usulan yang masuk untuk dilakukannya peningkatan sarana prasarana pendidikan.
“Ya ini [pemantapan sarana prasaran pendidikan] sebuah keniscayaan supaya tidak ada lagi sarana prasarana kendidikan yang kurang atau rusak agar proses belajar mengajar menjadi optimal serta meningkatkan aksesibilitas pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik,” tutur Apri.
Peningkatkan sarana prasarana pendidikan juga dimaksutkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, selain komitmen dan ikhtiar Pemkab Gumas untuk juga terus meningkatkan kualitas guru.
“Ini [peningkatkan sarana prasarana pendidikan] tentunya dengan melihat hal-hal yang urgens, seperti pembangunan dan penambahan serta rehab ruang kelas siswa dan ruang guru, pembangunan rumah dinas guru serta pengadaan meja dan kursi guru dan siswa. Sarana prasarana pendidikan lainnya tetap menjadi perhatian kita dengan memperhatikan kemampuan anggaran dan dilakukan secara bertahap,” demikian Apri memungkas. (nh)