Jreng! PDAM Gumas Masuk Kategori Kurang Sehat

Foto. Direktur PDAM Gumas Hendra Toendan. (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Hendra Toendan, blak-blakan mengakui kalau PDAM Gumas saat ini masuk kategori kurang sehat.
Predikat kurang sehat itu menurut Hendra, hasil dari audit tahun 2021, dan saat ini pihaknya masih menunggu audit dari KAP (Kantor Akuntan Publik) dan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).
“Pertengahan tahun ini hasil auditnya sudah keluar. Harapan kita PDAM Kabupaten Gunung Mas bisa menuju ke kondisi sehat,” ujar Hendra, Senin (22/1).
Hendra yang didampingi Kepala Bagian (Kabag) Teknik Ustradianoor lebih lanjut mengatakan, faktor penyebab PDAM Gumas kurang sehat, diantaranya aspek keuangan, kinerja, serta rasio jumlah pelanggan dengan jumlah pegawai.
Aspek keuangan, disebutkan Hendra, karena belum balancenya [seimbang] pendapatan dan realisasi. Aspek kinerja, yakni penagihan pembayaran rekening air oleh petugas PDAM, serta rasio jumlah pelanggan dengan jumlah pegawai, yaitu pembayaran rekening air oleh pelanggan jumlahnya tidak sesuai untuk membayar gaji karyawan.
“Jumlah pelanggan PDAM Kabupaten Gunung Mas saat ini sebanyak 6.641, sedangkan jumlah karyawan sebanyak 61 orang,” ucapnya.
Untuk mewujudkan status PDAM Gumas menjadi sehat, Hendra pastikan pihaknya berusaha terus meningkatkan kinerja, menambah jumlah pelanggan, pembenahan jaringan, serta optimalisasi penagihan guna menekan jumlah tunggakan rekening air pelanggan yang ada.
“Dengan sinergisitas, kami terus berikhtiar untuk mewujudkan PDAM Kabupaten Gunung Mas menjadi sehat. Kami berharap dukungan pelanggan, melalui kepatuhan membayar tagihan,” tukas Hendra. (nh)