Jaya Apresiasi PT ATA Tanam Plasma untuk Warga 4 Desa

Foto. Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melakukan penanaman perdana kelapa sawit kebun plasma PT ATA. (Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengapresiasi PT ATA (Archipelago Timur Abadi) yang telah merealisasikan plasma 20 persen dari luas kebun inti untuk masyarakat Desa Hurung Bunut, Teluk Nyatu, Tewang Pajangan dan Petak Bahandang.
Hal itu disampaikan Jaya pada sambutannya kala melakukan penanaman perdana kelapa sawit kebun plasma PT ATA, Senin (19/2/2024).
Ia didampingi Wakil Bupati (Wabup) Efrensia LP Umbing, unsur Forkopimda sejumlah pejabat eselon dua dan tiga, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Gumas Herbert Y Asin, Damang Kepala Adat Kecamatan Kurun Yehuda I Emun, kepala desa, sejumlah manejer dan karyawan PT ATA dan undangan lainnya.
Sebelum penanaman, Jaya menyerahkan SK petani plasma dan kebun plasma kepada Camat Kurun Iltem untuk selanjutnya diserahkan kepada koperasi warga empat desa petani plasma.
”Dengan penanaman perdana ini, perusahaan telah menuntaskan kewajibannya kepada masyarakat di sekitar perusahaan,” kata Jaya.
Jaya menuturkan,, setelah melalui proses yang cukup lama akhirnya penanaman perdana kelapa sawit kebun plasma masyarakat empat desa akhirnya terealisasi. PT ATA bersedia membangun kebun plasma 20 persen dari HGU (Hak Guna Usaha) yang dimiliki.
“Luasan kebun plasma yang menjadi hak masyarakat empat desa, yakni 1.106 hektare. Dari laporan yang disampaikan pihak perusahaan, 90 persen lahan sudah dibebaskan, kita harapkan tahun ini bisa 100 persen, dan selanjutnya dilakukan land clearing dan penanaman bibit sawit,” ungkap Jaya.
Jaya minta masyarakat empat desa terus mengawal kebun plasma yang dibangun PT ATA agar sesuai dengan yang diharapkan, yakni kebun plama yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat empat desa.
“Semua sudah selesai, dan tidak ada lagi silang sengketa terkait kebun plasma. Perusahaan perkebunan kelapa sawit wajib memenuhi kewajibannya membangun kebun plasma, karena sebuah keniscayaan bagi masyarakat sekitar perusahaan untuk mendapatkan hak dari perusahaan,” ucapnya.
Sementara General Manager PT ATA Sugianto Manik menyampaikan terima kasih atas inisiasi Bupati Jaya Samaya Monong sehingga kebun plasma 20 persen yang menjadi hak masyarakat empat desa dapat terealisasi.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan kebun plasma untuk masyarakat Desa Hurung Bunut, Teluk Nyatu, Tewang Pajangan dan Petak Bahandang, dengan standar dan kualitas kebun sesuai dengan kebun inti,” ujar Sugianto didampingi Manager SSL PT ATA Koes Hermawan Bramasto. (nh)