Gumas Dikepung Banjir, Ketua DPRD Sampaikan Imbauan Penting untuk Warga

WhatsApp Image 2025-08-20 at 08.15.36

Foto. Banjir melanda Desa Tumbang Kajuei Kecamatan Rungan.(Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

Wilayah zona dua Kecamatan Rungan,Rungan Barat,Rungan Hulu,Manuhing dan Manuhing Raya,serta zona tiga wilayah Kecamatan Tewah,Kahayan Hulu Utara (Kahut),Miri Manasa dan Damang Batu serta zona satu wilayah Kecamatan kurun,Mihing Raya dan Sepang Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi, hingga menyebabkan sejumlah wilayah di ketiga zona  tersebut terendam banjir.

Genangan air yang cukup tinggi membuat aktivitas warga terganggu, bahkan sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Melihat kondisi itu, Ketua DPRD Gumas,Binartha angkat bicara dan mengimbau seluruh masyarakat Gumas untuk tetap waspada serta mengutamakan keselamatan keluarga.

Karib disapa Obin, Ia mengimbau meski banjir datang, warga jangan panik dan harus segera mencari tempat yang lebih tinggi jika air terus naik.

“Saya minta masyarakat  Gunung Mas tetap tenang, waspada, dan saling membantu. Jangan nekat melintasi arus deras, utamakan keselamatan jiwa,”ucap Obin,Rabu (20/8/2025).

Politis Golkar itu mengingatkan kembali pentingnya menjaga kesehatan di tengah bencana banjir.

Menurutnya, Air kotor rawan menimbulkan penyakit kulit hingga diare. Karenanya, dia meminta Dinas Kesehatan dan pihak terkait menyiagakan tenaga medis serta obat-obatan di posko-posko darurat.

Obin menekankan pentingnya seluruh pihak, baik masyarakat, pemerintah daerah, maupun stakeholder lainnya, untuk memperkuat solidaritas dan gotong royong.

“Hanya dengan kerja sama semua elemen, dampak bencana banjir dapat diminimalisir,”ucap Obin.

Obin mendorong langkah cepat pemerintah daerah untuk memberikan bantuan, baik logistik maupun kebutuhan dasar lainnya bagi warga terdampak banjir.

Sementara itu  di linimasa media sosial dipenuhi postingan warga yang mengabarkan banjir melanda sejumlah wilayah di zona tiga dan zona dua. Video dan foto  yang tersebar memperlihatkan banjir dan derasnya arus air yang merendam jalan,pekarangan hingga rumah warga. (nh)