Gerak Cepat Polres Gumas Bongkar Hoaks Viral ‘Tangan Kaki Digergaji’, Warga Diimbau Tak Terprovokasi!

Senin, 18 Mei 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. PS Kasihumas Polres Gumas Ipda Abner.(Jendela kalteng/ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif, aman, dan damai. Langkah responsif ini ditunjukkan melalui tindakan cepat jajaran humas dalam mengklarifikasi peredaran informasi palsu (hoaks) di media sosial yang sempat menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.

Kabar bohong yang menjadi sorotan tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Nazwa Ahmad Kamis (14/5/2026) lalu. Unggahan itu memuat narasi provokatif bernada sadis dengan judul “Sungguh k3jam !!! Ahmad Syamsuri Dikeroyok dan DIHAJAR 40 ORANG, Lalu Tangan Kaki DIGERGAJI Hidup-Hidup Karena Tolak Tambang”, dengan klaim lokasi peristiwa di Desa Tumbang Naan, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gumas.

Menanggapi keresahan yang berpotensi timbul akibat informasi ekstrem tersebut, PS Kasihumas Polres Gumas Ipda Abner, langsung bergerak cepat melakukan langkah konfirmasi dan verifikasi faktual. Pihak Humas segera menghubungi Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, guna memastikan keabsahan peristiwa yang dituduhkan dalam unggahan yang viral tersebut.

Dari hasil konfirmasi mendalam di lapangan, Kapolsek Manuhing menegaskan bahwa lokasi yang disebutkan dalam unggahan akun tersebut sama sekali tidak ada di wilayah hukum Polsek Manuhing. Selain itu, hingga saat ini Polsek Manuhing tidak ada menerima laporan maupun informasi apa pun dari masyarakat terkait peristiwa kekerasan mengerikan sebagaimana yang diinformasikan.

Tidak berhenti di situ, demi memberikan kepastian informasi yang akurat dan ketenangan bagi warga, Ipda Abner juga berkoordinasi secara intensif dengan personel lapangan Satintelkam Polres Gumas, penelusuran ke Dinas Dukcapil Gumas. fakta yang didapat bahwa tidak ditemukan data nama diduga korban yang tinggal di kecamatan manuhing. Kemudian dilakukan penelusuran digital yang mendalam, tim intelijen berhasil mengupas asal-usul foto serta narasi yang digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

“Berdasarkan hasil penyelidikan tim Intelkam, dipastikan bahwa unggahan tersebut merupakan bentuk disinformasi yang berasal dari sumber informasi yg tidak dapat dipertanggung jawabkan, murni yang sengaja, dimana foto dalam gambar yang disebarkan tersebut sebenarnya adalah foto almarhum Salim Kancil, seorang aktivis lingkungan yang menjadi korban pembunuhan tragis di Desa Selok Awar-Awar, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kalau tidak salah, “terang Kasi Humas Polres Gumas Ipda Abner mewakili Kapolres Gumas AKBP Heru Ekeo Wibowo. “Kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi di media sosial yang belum diketahui pasti kebenarannya,”tambah Abner.

Sambung Abner,”Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menyaring informasi maupun berita sebelum sharing di media Sosial, Jangan mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang sengaja dibuat untuk menciptakan kegaduhan. Polres Gunung Mas berkomitmen penuh menjaga kedamaian dan memastikan bahwa wilayah Gunung Mas tetap aman dari segala bentuk provokasi digital, dan apabila ada kejadian apapun bisa melaporkan secara online di 110 gratis tanpa didipungut biaya apapun”beber Abner,Senin (18/5/2026) pagi.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi sikap kritis sebagian masyarakat yang memilih untuk tidak langsung menyebarkan berita tersebut, melainkan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang. Langkah proaktif Polres Gumas dalam mematahkan disinformasi ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang baik agar warga semakin cerdas dan bijak dalam bermedia sosial.(nh)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Polsek Manuhing dan Petani Panen Jagung 8 Ton, Bukti Nyata Dorong Ketahanan Pangan
Kapolres Arum Sari Berjibaku Pimpin Pemadaman Karhutla Km 8, Alhasil Api Dijinakkan dalam 2,5 Jam
Kapolres Arum Terima 75 Kg Bibit Jagung Hibrida, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Perkuat Kamtibmas, Kapolres Gumas dan PCNU Bangun Sinergi Berkelanjutan
Pemkab Gumas Salurkan Masker ke Polres, Perkuat Dukungan Penanganan Karhutla
Hari Juang Polri, Kapolres Gumas Dorong Evaluasi Total dan Penguatan Pelayanan kepada Masyarakat
Kapolres Gumas Tekankan Pelayanan Humanis, Penanganan Perkara Tak Boleh Stagnan!
Tinjau Langsung Titik Karhutla, Kapolres Gumas Tekankan Keselamatan Personel

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polsek Manuhing dan Petani Panen Jagung 8 Ton, Bukti Nyata Dorong Ketahanan Pangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Kapolres Arum Sari Berjibaku Pimpin Pemadaman Karhutla Km 8, Alhasil Api Dijinakkan dalam 2,5 Jam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Kapolres Arum Terima 75 Kg Bibit Jagung Hibrida, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Perkuat Kamtibmas, Kapolres Gumas dan PCNU Bangun Sinergi Berkelanjutan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Pemkab Gumas Salurkan Masker ke Polres, Perkuat Dukungan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Perkuat Kamtibmas, Kapolres Gumas dan PCNU Bangun Sinergi Berkelanjutan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 10:04 WIB