Foto. Petugas BPBD dan Disdamkarmat Batara memadamkan kobaran api dilokasi kebakaran di Jalan Aisyah Indah RT 30 (di belakang Masjid Assunah) Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Rabu malam (25/2/2026).(Jendela Kalteng/Ist)
Muara Teweh,Jendela Kalteng
Langit malam di kawasan padat penduduk Jalan Aisyah Indah RT 30, tepat di belakang Masjid Assunah, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Muara Teweh, mendadak berubah mencekam. Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi, melahap dua rumah warga pada Rabu malam (25/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Warga yang panik langsung berhamburan keluar rumah, berupaya menyelamatkan diri dan barang berharga. Dalam hitungan menit, laporan kejadian diterima oleh Pusdalops-PB dan TRC BPBD pada pukul 19.36 WIB. Tanpa menunggu lama, tim piket langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 19.47 WIB.
Respon sigap ini membuahkan hasil. Api yang sempat berkobar hebat akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.28 WIB, kurang dari satu jam sejak laporan diterima.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Barito Utara (Batara), Simamoraturahman, melalui Kabid Darlog BPBD Rizali Hadi menegaskan tidak ada keterlambatan dalam penanganan peristiwa tersebut.
“Begitu laporan masuk pukul 19.36 WIB, tim langsung bergerak cepat. Berkat sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain,” ujar Hadi.
Upaya pemadaman melibatkan unsur BPBD, Disdamkarmat, Polri, serta masyarakat setempat. Armada yang dikerahkan pun tidak sedikit, mulai dari 1 unit mobil peralatan BPBD, 1 unit mesin portabel, 3 unit water supply BPBD, 4 unit water supply Disdamkarmat, hingga 5 unit motor CRF BPBD yang lincah menembus akses sempit permukiman.
Akibat kejadian tersebut, dua rumah terdampak. Rumah pertama dihuni satu Kepala Keluarga atas nama Ifan dan Yani bersama tiga anak mereka. Sementara rumah kedua dihuni dua Kepala Keluarga, yakni Sahayun dan Mulyana, serta Rindi dan Rifal bersama seorang anak. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
BPBD mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut membantu proses pemadaman sehingga api tidak meluas. Saat ini, penyebab kebakaran masih dalam pendataan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi warga, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Karena dalam sekejap, kobaran api bisa mengubah malam yang tenang menjadi kepanikan yang memilukan.(Ist/nh/Lim)












