Foto. Caleg terpilih Partai Golkar Herbert Y Asin. (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Meskipun belum dilantik menjadi anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) periode 2024-2029 hasil pemilu 14 Februari 2024 yang lalu, calon legislatif (caleg) Partai Golkar daerah pemilihan (dapil) I wilayah Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang Herbert Y Asin menyampaikan apresiasi dan mendukung kebijakan yang diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang dalam waktu dekat akan memperbaiki jembatan Rawi II yang rusak.
Jembatan rawi II yang berkonstruksi kayu merupakan jembatan penghubung Kuala Kurun-Tumbang Miwan-Sepang dan menjadi akses penting bagi lalu lintas barang dan orang.
“Terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pekerjaan Umum terhadap kondisi jembatan Rawi II melalui penanganan yang dilakukan dengan mengganti jembatan Rawi II menggunakan panel baja atau pemasangan jembatan bailey [jembatan semi permanen],” kata Herbert, Senin (18/3/2024).
Herbert menilai kebijakan perbaikan jembatan Rawi II sudah tepat mengingat kerusakan jembatan yang parah. Apabila tidak segera ditangani, akan menghambat akses lalu lintas barang dan orang serta kegiatan ekonomi masyarakat.
“Perbaikan jembatan Rawi II sudah pernah saya bicarakan dengan beliau berdua [Bupati Jaya Samaya Monong dan Kadis PU Baryen] tahun 2020. Niat pemkab melalui dinas PU penanganannya dilaksanakan tahun 2020, namun karena covid-19 dimana Pemkab Gunung Mas melakukan refocusing anggaran dalam upaya penanganan covid-19, sehingga akhirnya penanganan kedua jembatan tidak jadi dilaksanakan,” terang Herbert yang juga ketua harian DAD Gumas dan sekretaris DPD Golkar Gumas.
Menurutnya, selain jembatan Rawi II, jembatan lainnya yang membutuhkan penanganan yakni jembatan Rawi I dan beberapa jembatan di dapil I.
“Tidak hanya jembatan di dapil I ya, tapi juga jembatan di dapil II dan III yang membutuhkan penanganan apabila memang kondisinya sudah rusak. Tentunya [penangan jembatan di Gumas] tidak bisa sekaligus, secara bertahap, sesuai kemampuan anggaran yang ada, dan dilakukan secara adil dan proporsional,” tutur Herbert yang berhasil meraup 1.023 suara pada pemilu 14 Februari 20204 yang lalu.
Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melalui Kadis PU Baryen yang disampaikan Plt Kabid Bina Marga Bambang Jaya mengakui kondisi jembatan rawi II memang parah, dan sudah beberapa kali dilakukan penanganan secara darurat.
“Tahun ini penanganan segera dilakukan, dengan mengganti jembatan menggunakan panel baja atau pemasangan jembatan bailey [jembatan semi permanen],” kata Bambang Jaya, Rabu (13/3/2024) lalu.
Bambang menuturkan, penggantian jembatan rawi II dengan jembatan bailey saat ini sudah memasuki proses tender di Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemkab Gumas.
“Anggaran pergantian jembatan rawi II sebesar Rp 3,1 miliar, bersumber dari APBD Kabupaten Gunung Mas. Panjang jembatan yang akan diganti 42 meter, lebar 4 meter, dengan kapasitas beban muatan melintas di atas jembatan 35 ton,” terang Bambang.
Mengingat keterbatasan anggaran, Bambang menyebut untuk sementara fokus penanganan dilakukan pada jembatan rawi II yang menjadi lalu lintas barang dan orang di poros jalan kabupaten, sedangkan jembatan rawi I yang menghubungkan Tewang Pajangan-Tumbang Miwan, penanganannya akan dilakukan secara darurat. (nh)












