Bupati Kapuas Terima  Kunjungan Kerja Dirjen PKN IV

IMG_202508233_172647278

Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi  Wakil Bupati Kapuas Dodo dan Sekretaris Daerah Kabupaten  Kapuas Usis I Sangkai menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) IV bersama Kepala Perwakilan  BPK RI Provinsi Kalimantan  Tengah, di Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan  II sekaligus meninjau lahan Food Estate dan Program Pemerintah  Pusat yang ada di Kecamatan  Dadahup, Desa Dadahup, Kamis (14/8).(Jendela Kalteng/ hmskmf)

Kuala Kapuas , Jendela Kalteng

Bupati  Kapuas HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati  Kapuas Dodo dan  Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis  I Sangkai menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) IV bersama Kepala  Perwakilan BPK RI Provinsi  Kalimantan Tengah, di Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II sekaligus meninjau lahan  Food Estate  dan Program Pemerintah Pusat yang  ada  di Kecamatan Dadahup,  Desa Dadahup, Kamis  (14/8/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sejumlah Kepala  Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kepala  BWS Kalimantan II Yakubson dan jajaran Dirjen PKN IV serta jajaran Kantor Perwakilan BPK RI Kalteng.

Pertemuan tersebut  membahas sinergi  pembangunan infrastruktur,  khususnya penanganan jalan,  irigasi, serta  dukungan BWS bagi  wilayah Kabupaten

Kapuas. Dalam kesempatan itu, Bupati Kapuas menyampaikan apresiasi atas kontribusi  BWS yang  selama ini telah membantu pemerintah daerah, khususnya Dadahup  dan sejumlah kecamatan lainnya.

“Dengan  adanya BWS, APBD kita  yang  terbatas bisa  dialihkan untuk  membiayai pembangunan di  sektor  lain.  Misalnya di  Dadahup,  BWS tidak  hanya melakukan normalisasi saluran, tapi juga membangun jalan inspeksi. Hal ini sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Bupati.

Bupati  juga  menjelaskan agar  pola kerja sama untuk saling melengkapi, baik terkait pembagian penanganan ruas jalan  antara Kabupaten, Provinsi,  dan Pusat, maupun pengelolaan irigasi di beberapa Kecamatan seperti  Bataguh, Kapuas Timur, Tamban Catur, Kapuas Kuala,  dan  Basarang.  Menurutnya, jika  suatu wilayah belum mendapat penanganan dari BWS, pemerintah daerah akan mengisinya sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Dalam  pertemuan itu, Bupati  turut menyampaikan harapan agar  BWS dapat  membantu peningkatan jalan  menuju  Pelabuhan Batanjung, serta  mendukung penataan kawasan Kota Kapuas, khususnya di wilayah Batalion yang  akan dikembangkan menjadi pusat  perkantoran  dan ruang terbuka hijau.

“Harapan  kami,  BWS tidak  hanya fokus  pada irigasi dan  saluran, tetapi  juga  bisa  berkontribusi  dalam penataan kota.  Di wilayah Batalion, kita rencanakan pembangunan tiga  Kantor Dinas  baru dan  ruang  terbuka  hijau  seluas lima  hektare.  Namun  ada  saluran besar  yang  butuh  penanganan khusus, dan  kami berharap BWS bisa  membantu,” jelasnya.

Dirinya juga  mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Pemkab Kapuas mengalokasikan hampir Rp50 miliar untuk rehabilitasi saluran di berbagai Kecamatan. Namun, kebutuhan masih besar  sehingga sinergi  dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi  tetap diperlukan,  terutama  melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Di akhir sambutannya, Bupati  Kapuas mengucapkan terima  kasih  atas komunikasi yang  sudah terjalin baik  dengan BWS, dan  berharap  koordinasi tersebut terus ditingkatkan agar pembangunan di Kabupaten Kapuas dapat  berjalan optimal dan merata. (hmskmf/Lim)