Bupati Jaya Samaya Monong Jadi Teladan! DPRD Minta ASN Wajib Pakai PIN Berkarya Tanpa Narkoba

Foto. Anggota DPRD Gunung Mas Rayaniatie Djangkan.(Jendela Kalteng/nh)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Keteladanan yang ditunjukkan Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong dalam menggunaka PIN Berkarya Tanpa Narkoba mendapat apresiasi dari Legislatif.

Salah satu anggota DPRD Gumas,Rayaniatie Djangkan, mengimbau agar seluruh perangkat daerah meneladani kedisiplinan dan semangat Bupati Jaya Samaya Monong dalam kampanye anti-narkoba, salah satunya dengan mengenakan PIN “Berkarya Tanpa Narkoba”.

“Itu sangat bagus. Langkah kecil, namun penuh makna seperti mengenakan PIN anti-narkoba yang selalu dipakai saudara Bupati di setiap kesempatan publik, hal itu menunjukkan komitmen nyata seorang pemimpin,”kata Raya,Rabu (23/7/2025) usai rapat paripurna ke-11  DPRD Gumas.

Dia menegaskan, Apa yang dilakukan saudara Bupati itu seharusnya menjadi inspirasi bagi seluruh ASN dan perangkat daerah yang ada di Pemkab Gunung Mas.

Legislator 4 periode itu itu menilai, simbol seperti PIN yang bertuliskan “Berkarya Tanpa Narkoba”, tersebut bukan sekadar hiasan semata, tetapi pesan moral kuat bahwa semua pihak, khususnya aparatur pemerintah, harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan kerja maupun masyarakat.

“Kalau pimpinan daerah saja konsisten menunjukkan perlawanan terhadap narkoba, masa bawahannya diam saja!? Harus ikut bergerak lah, minimal tunjukkan komitmen seperti itu!”seru Raya.

Wakil Rakyat dapil satu ini juga berharap gerakan simbolis itu bisa dikembangkan menjadi gerakan massif yang melibatkan sekolah, tokoh masyarakat, hingga organisasi pemuda dalam kampanye bebas narkoba di Gumas.

“Dengan langkah kecil, tapi itu sangat berdampak besar, Gunung Mas bisa menjadi daerah percontohan dalam membangun budaya anti-narkoba dari hal sederhana yang dimulai dari para pemimpinnya,”tegas Raya.

Pantauan jendelkalteng.co.id, selain Bupati Jaya, Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing, dan Sekda Richard juga kompak dan konsisten menggunakan PIN “Berkarya Tanpa Narkoba” sebagai simbol komitmen kuat melawan penyalahgunaan narkotika.

Namun, ironisnya, semangat itu belum sepenuhnya diikuti oleh para ASN di lingkup Pemkab Gumas. Masih banyak aparatur sipil negara yang terlihat tidak mengenakan PIN tersebut, seolah kurang memahami makna dan pesan moral yang ingin ditegakkan melalui simbol kecil tapi penuh makna itu.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Gumas yang berbicara dengan syarat anonim menyebut, Langkah Bupati, Wabup, dan Sekda seharusnya menjadi teladan.

“Penggunaan PIN Berkarya Tanpa Narkoba itu bukan sekadar atribut, melainkan pernyataan sikap dan komitmen untuk menjauhi narkoba, serta membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif,”ucapnya.

Disebutnya, disiplin dimulai dari hal kecil, dan itu mencerminkan sikap besar terhadap tanggung jawab.(nh)