Binartha: Pembangunan di Gumas Belum Maksimal

IMG_20230616_161039

Waket I DPRD Gumas Binartha. (Jendela Kalteng/Ist)

 

Kuala Kurun, Jendela Kalteng

 

Wakil Ketua (Waket) I DPRD Gunung Mas (Gumas) Binartha blak-blakan mengakui pembangunan di Gumas selama ini masih belum maksimal.

Hal itu disebabkan pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, yang berdampak pada aspek pembangunan di seluruh negeri.

“Akibatnya, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan penyesuian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam rangka penanganan covid-19 dan pengamanan daya beli masyarakat,” kata Binartha, Jumat (16/6).

Dengan kebijakan itu, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas bahkan pemkab / pemkot lainnya di Indonesia  melakukan penyesuian belanja daerah dan melakukan rasionalisasi dari belanja pegawai, belanja barang / jasa dan belanja modal.

“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kala itu melakukan refocusing anggaran dalam upaya penanganan covid-19,” jelas Obin [panggilan karib Binartha].

“Ada banyak program pembangunan yang di hentikan, seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, sarana prasarana pendidikan dan kesehatan serta program pembangunan lainnya,” sambung wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) dua tersebut.

Terhadap keadaan itulah, Obin berharap masyarakat Gumas dapat memahami ketidakmaksimalan pembangunan di Gumas selama ini akibat pandemi covid-19.

Anggaran yang terbatas, tentu tidak akan bisa menangani semua harapan masyarakat serta program pembangunan yang ada. Walau demikian, pembangunan tetap dilaksanakan secara bertahap dan merata.

“Dengan berlalunya pandemi covid-19, kita berharap pembangunan di Kabupaten Gunung Mas sekarang dan kedepan bisa maksimal, dalam mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Obin memungkasi. (nh)