Foto. Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan.(Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Ulah orang-orang yang menjadi budak [bandar dan pengedar] barang haram sabu di wilayah Gunung Mas (Gumas) membuat geram anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan.
Politisi PAN sarat pengalaman itu menegaskan dirinya merasa muak dengan orang-orang yang menjadi bandar dan pengedar barang haram sabu di Gumas.
“Bandar dan pengedar sabu di wilayah ini, saya minta pihak Polres Gunung Mas untuk menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Apa yang mereka lakukan itu sangat-sangat merugikan masyarakat, terutama generasi muda wilayah ini,” tegas Raya, Rabu (10/7/2024).
Ia pun mengapresiasi Polres Gumas dalam upayanya selama ini memberantas peredaran gelap sabu di Gumas.
“Terima kasih kepada Polres Gunung Mas yang selama ini telah mengungkap dan menggagalkan peredaran gelap narkoba jenis sabu di wilayah ini. Hal itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan sehingga peredaran gelap narkoba bisa ditekan,”ucap Raya.
Ibu 2 anak itu lantas mengajak lapisan masyarakat Gumas untuk mendukung upaya polres dalam mengungkap dan menggagalkan peredaran narkoba, dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui dan melihat adanya oknum yang menjadi bandar dan pengedar narkoba di lingkungan sekitar.
“Jangan takut memberikan informasi yang kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan, dalam upaya mendukung Polres Gunung Mas menekan seminimalisir mungkin peredaran narkoba di daerah ini,” serunya.
Menurutnya, perang terhadap narkoba di Gumas sebagai bentuk komitmen bersama untuk tidak berkompromi dengan narkoba yang merusak kesehatan dan memberi dampak buruk bagi lingkungan sosial dan masa depan. (nh)












