
KASONGAN – Direktur Pelayanan Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI), Osbin Samosir, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Katingan, Selasa (19/8/2025). Kunjungan ini bertujuan meninjau secara langsung pelaksanaan dua program nasional yang tengah berjalan, yakni program makan bergizi gratis dan Sekolah Rakyat (SR).
Dalam agenda tersebut, Osbin Samosir hadir bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah, Kristiana Meinalita Samosir, serta didampingi Wakil Bupati Katingan, Firdaus. Rombongan mengawali kegiatan dengan meninjau SDN 3 Kasongan Lama, tempat pelaksanaan program makan bergizi gratis bagi para siswa.
Di lokasi, Direktur Osbin bersama Wakil Bupati tampak menyapa para siswa dan guru yang tengah menikmati santapan siang. Ia turut berbincang dengan tenaga pendidik untuk mendengar langsung pelaksanaan program serta dampaknya bagi peserta didik. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak benar-benar mendapatkan manfaat dari program makan bergizi ini,” ujar Osbin sembari memantau proses penyajian makanan.
Usai dari SDN 3 Kasongan Lama, rombongan melanjutkan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR) yang sementara beroperasi di eks Hotel Katingan. Di tempat ini, Osbin menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pelaksanaan dua program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, khususnya di wilayah Katingan.
“Saya kira kita semua patut bangga kepada Presiden Prabowo. Katingan menjadi salah satu daerah yang menjadi contoh awal pelaksanaan program ini. Terima kasih juga kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bapak Bupati, dan Bapak Wakil Bupati yang mendukung penuh kebijakan ini,” tutur Osbin.
Menurutnya, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari anak-anak terhadap program makan bergizi gratis. Ia menilai hal tersebut sebagai langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Terkait pelaksanaan Sekolah Rakyat, Osbin menganggap fasilitas sementara yang digunakan sudah cukup representatif. Namun ia tetap memberikan beberapa catatan penting, terutama terkait pengelolaan dapur dan kualitas makanan.
“Lokasi sekolahnya sangat standar, sangat layak untuk proses belajar. Namun yang tak kalah penting adalah menjaga kualitas makanan. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan seperti di daerah lain, karena kesehatan anak-anak adalah prioritas utama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Osbin mengaku terharu melihat semangat belajar para siswa Sekolah Rakyat. Ia menilai program ini mengingatkannya pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, ketika program Sekolah Inpres hadir hingga pelosok negeri.
“Saya sungguh terharu. Sekolah Rakyat ini mengingatkan saya pada masa Sekolah Inpres dulu. Terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran yang melanjutkan semangat pemerataan pendidikan. Saya juga bangga dengan Pemerintah Kabupaten Katingan yang rela mengalihfungsikan aset hotel daerah menjadi sekolah demi pendidikan rakyat,” ungkapnya penuh haru.
Selain meninjau fasilitas dan berbincang dengan guru, Osbin juga berinteraksi langsung dengan anak-anak peserta Sekolah Rakyat. Ia berpesan agar mereka rajin belajar, menghormati orang tua, dan selalu mengingat asal-usulnya sebagai anak bangsa yang berhak bermimpi besar.
Kunjungan ini, kata Osbin, merupakan bagian dari komitmen Kemenkumham dalam memastikan bahwa program-program nasional benar-benar dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Katingan.
(tr)








