WhatsApp-Image-2025-08-21-at-10.00.051-1536x1023

Bupati Katingan, Saiful, menyerahkan piala kepada peserta juara I lomba puisi

Bagikan Ke Sosial Media

KASONGAN – Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, Pemerintah Kabupaten Katingan menggelar malam syukuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Minggu (17/8/2025) malam. Acara yang digelar di Gedung Salawah, Kota Kasongan ini menjadi puncak rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan di tingkat kabupaten.

Malam syukuran tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan juga bentuk ungkapan rasa syukur pemerintah dan masyarakat Katingan atas nikmat kemerdekaan serta kemajuan yang terus diraih daerah. Suasana haru dan kebersamaan terasa kuat ketika seluruh hadirin—mulai dari jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, pelajar, hingga perwakilan organisasi kepemudaan—bersatu dalam doa dan refleksi perjuangan para pahlawan bangsa.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat, kegiatan malam syukuran juga dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba, termasuk lomba membaca puisi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan bekerja sama dengan Bunda Literasi Katingan, Ny. Sumiati Saiful. Lomba ini menjadi salah satu ajang yang paling diminati generasi muda karena sarat nilai seni dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Bupati Katingan, Saiful, menyampaikan rasa bangganya terhadap para peserta yang telah menyalurkan bakat dan kreativitas melalui karya sastra. Ia menilai, kegiatan seperti lomba baca puisi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kepekaan, ekspresi diri, serta semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

“Lomba baca puisi, terutama yang mengangkat tema kebangsaan atau karya tokoh nasional, sangat penting untuk menanamkan nilai cinta tanah air. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang pembelajaran karakter bagi anak-anak kita,” ujar Bupati Saiful.

“Ke depan, saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, bahkan dikembangkan agar semakin banyak pelajar dan masyarakat yang terlibat,” tambahnya.

Acara malam syukuran kemudian diisi dengan penampilan seni dari pelajar dan komunitas lokal, mulai dari musik daerah, tari tradisional, hingga pembacaan puisi bertema perjuangan. Setiap penampilan disambut tepuk tangan meriah dari tamu undangan yang hadir.

Malam syukuran HUT ke-80 RI di Kabupaten Katingan pun ditutup dengan penuh kehangatan. Suasana kebersamaan dan rasa cinta terhadap tanah air begitu terasa, mencerminkan semangat persatuan dan nasionalisme yang terus hidup di tengah masyarakat Katingan.

(tr)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *