
KASONGAN – Sebanyak 48 pelajar terbaik tingkat SMA di Kabupaten Katingan resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Salawah, Kasongan, Jumat (15/8/2025) malam, dengan dipimpin langsung oleh Bupati Katingan, Saiful.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa tugas Paskibraka tidak sebatas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, melainkan juga memiliki makna mendalam sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, para anggota Paskibraka adalah putra-putri pilihan yang dipersiapkan untuk menjadi sosok disiplin, berkarakter, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
“Kesempatan ini adalah sebuah amanah. Tidak semua orang mendapat kepercayaan untuk berdiri di sini. Karena itu, syukuri, hargai, dan jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati Saiful dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengalaman yang diperoleh selama menjalani proses seleksi dan latihan Paskibraka harus dijadikan bekal berharga. Nilai-nilai seperti kebersamaan, disiplin, kerja keras, serta dedikasi adalah modal penting yang akan menempa para pemuda-pemudi ini menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.
“Jadikanlah pengalaman ini sebagai landasan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, memperkuat semangat kebangsaan, dan menanamkan rasa cinta tanah air. Ingat, generasi muda adalah penentu arah masa depan bangsa. Tunjukkan bahwa kalian bisa menjadi teladan dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan toleransi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Bupati Saiful juga menaruh harapan besar agar semangat nasionalisme yang tumbuh dalam diri anggota Paskibraka tidak berhenti pada momentum pengibaran bendera semata. Ia meminta agar nilai-nilai tersebut dapat ditularkan ke lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat luas.
“Disiplin, kerja keras, dan loyalitas yang sudah kalian tempuh dalam latihan akan menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan. Jangan berhenti berproses, jadilah inspirasi bagi teman-teman di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal,” pungkasnya.
Acara pengukuhan Paskibraka ditandai dengan prosesi pengucapan ikrar, pemasangan kendit, serta penyematan tanda pengukuhan oleh Bupati kepada perwakilan anggota. Momen sakral itu berlangsung penuh haru dan kebanggaan, baik bagi para anggota maupun orang tua yang hadir menyaksikan.
Dengan dikukuhkannya 48 anggota Paskibraka ini, Kabupaten Katingan meneguhkan komitmennya untuk terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalis, disiplin, serta berkarakter kuat dalam mengabdi untuk bangsa dan negara.
(tr)








