Heriyus : Silahkan Kritik Kami, Asal Sifatnya Membangun

Senin, 25 Agustus 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Murung Raya Heriyus .(Jendela Kalteng/Ist)
Puruk Cahu, Jendela Kalteng
 Bupati Murung Raya Heriyus menyatakan dirinya tidak anti kritik atas pemerintahan yang saat ini dia pimpin asalkan menurutnya kritik itu membangun.
Hal ini ia sampaikan saat di wawancarai awak media usai menghadiri rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI) menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Republik Indonesia yang bersamaan dengan sidan tahunan MPR RI dan satu rangkaian dengan sidang DPR RI dan DPD RI di Gedung DPRD Murung Raya, Jumat (15/8/2025).
“Kritik apa dulu, kalau dia sifatnya membangun ini sangat luar biasa saya tidak jadi masalah, saya sangat mendukung kritikan – kritikan dari masyarakat. Saya sendiri sebagai penjabat saya sangat terbuka kalau ada kritik – kritik yang sifatnya membangun tetapi bukan kritik sifatnya tidak membangun,” ujarnya.
Seperti halnya juga Heriyus menyatakan sangat senang dengan kehadiran wartawan atau awak media di Murung Raya ini sehingga bisa melakukan wawancara tanya jawab dan bisa menyampaikan apa bisa disampaikan oleh pihaknya kepada masyarakat.
Terkait hal ini juga selaras dengan yang disampaikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sidang tersebut ia menyatakan demokrasi telah membuka kesempatan bagi rakyat untuk menyampaikan pendapat.
Puan Maharini mengatakan demokrasi memunculkan kritik rakyat dalam berbagai bentuk kreatif dan memanfaatkan kemajuan teknologi, khususnya media sosial sebagai corong suara publik.
Bagi para pemegang kekuasaan, dia menegaskan semua suara rakyat bukanlah sekadar kata atau gambar. Sebab, ada keresahan dan harapan di balik setiap pesan yang disampaikan.
“Fenomena ini menunjukkan bahwa aspirasi dan keresahan rakyat kini disampaikan dengan bahasa zaman mereka sendiri,” katanya.
Puan menilai ruang kritik dapat digunakan sebagai sarana untuk menyadarkan penguasa, memperbaiki kebijakan, menuntut tanggung jawab, serta mendorong kemajuan bangsa.
Menurutnya, kritik dapat keras dalam substansi dan menentang kebijakan dengan tegas. Namun, kritik tidak boleh menjadi alat untuk memicu kekerasan, kebencian, menghancurkan etika dan moral masyarakat.(Nh/Lim)
Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Pemkab Mura Gelar Sosialisasi Hakordia Bagi Perangkat Desa
Natal Kerukunan Dayak DUSMALA Berlangsung Khidmat dan Meriah
Bupati Mura Hadiri Pisah Sambut Kajati Kalteng
Bupati dan Pangdam XXII/TB Tinjau Bangunan Makodim 1012/Murung Raya
Prosesi Potong Hompong Sambut Kedatangan Pangdam XXII/TB
Upacara HUT KORPRI Ke-54 Tahun di Kabupaten Murung Raya
Pemkab Mura Imbau Seluruh Elemen Masyarakat Partisipasi Aktif GENTING
Ribuan Umat Kristiani Hadiri Murung Raya Bermazmur 2025

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:33 WIB

Pemkab Mura Gelar Sosialisasi Hakordia Bagi Perangkat Desa

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:32 WIB

Natal Kerukunan Dayak DUSMALA Berlangsung Khidmat dan Meriah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 10:30 WIB

Bupati Mura Hadiri Pisah Sambut Kajati Kalteng

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:55 WIB

Bupati dan Pangdam XXII/TB Tinjau Bangunan Makodim 1012/Murung Raya

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Prosesi Potong Hompong Sambut Kedatangan Pangdam XXII/TB

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Gercep Atasi Karhutla, Polres Gumas-Tim Gabungan Jinakkan Api di Tewah!

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:40 WIB

Hukum dan Kriminal

Jelang HUT ke-81 RI, Wakapolres Indras Serukan Warga Kibarkan Merah Putih

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:10 WIB