WhatsApp Image 2025-09-17 at 03.13.35
Bagikan Ke Sosial Media

Foto. Mengingat intensitas hujan yang terus meningkat di sebagian besar wilayah di Kabupaten Gumas, jajaran Polres Gumas mengambil langkah proaktif dengan melakukan pemantauan debit air di sejumlah aliran sungai utama, Rabu (17/9/2025) pagi.(Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Mengingat intensitas hujan yang terus meningkat di sebagian besar wilayah di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), jajaran Polres Gumas mengambil langkah proaktif dengan melakukan pemantauan debit air di sejumlah aliran sungai utama,Rabu (17/9/2025) pagi.

Kegiatan ini merupakan perintah langsung dari Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo sebagai upaya deteksi dini dan mitigasi bencana banjir.

Kegiatan berupa patroli dan pengecekan debit air sungai sebagai langkah antisipasi bencana banjir. Aksi ini dilaksanakan secara berkala oleh personel dari seluruh Kepolisian Sektor (Polsek) di bawah naungan Polres Gumas.

Para petugas, terutama Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat),yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, diturunkan untuk memantau kondisi terkini di wilayah hukumnya masing-masing.

Lokasi pemantauan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Gumas, dengan fokus pada aliran sungai besar dan anak sungai yang melintasi pemukiman padat penduduk, seperti di sepanjang bantaran Sungai Kahayan, Sungai Rungan, dan sungai-sungai lainnya yang rawan meluap.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk deteksi dini. Dengan curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, potensi kenaikan volume air sungai yang dapat menyebabkan banjir menjadi ancaman nyata,”ujar Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo.

“Dengan memantau secara rutin, kepolisian dapat memberikan peringatan awal kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di dataran rendah dan bantaran sungai, sehingga mereka bisa lebih waspada dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan evakuasi jika diperlukan,”cetusnya.

Ia menyatakan, mekanisme di lapangan berjalan terstruktur. Setiap Polsek menugaskan personelnya untuk mendatangi titik-titik pantau yang telah ditentukan. Petugas melakukan pengecekan visual terhadap ketinggian permukaan air, seringkali menggunakan patokan atau tanda alam yang sudah ada seperti tiang jembatan atau bebatuan di tepi sungai.

Hasil pemantauan, berupa data ketinggian air dan dokumentasi foto, kemudian dilaporkan secara berkala dan berjenjang ke pimpinan di Polres Gumas. Selain memantau, petugas juga aktif berdialog dengan warga sekitar, memberikan imbauan agar selalu waspada dan tidak panik, serta segera melapor ke pihak kepolisian terdekat jika melihat kenaikan air yang drastis.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi,”tegas Heru.

“Melihat kondisi cuaca dan curah hujan yang tinggi, saya telah memerintahkan seluruh Kapolsek dan jajarannya untuk turun langsung memantau debit air di sungai-sungai utama wilayahnya,” tegas Heru menambahkan.

 “Ini bukan sekadar patroli rutin, ini adalah wujud kehadiran negara untuk memastikan deteksi dini dan mitigasi bencana berjalan efektif. Keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat adalah prioritas utama kami. Langkah proaktif ini lebih baik daripada kita terlambat bertindak,”tandas Kapolres.

Kapolres lebih lanjut mengimbau masyarakat Gumas untuk bekerja sama.

“Kami mengimbau seluruh warga, terutama yang bermukim di dekat bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, kepala desa, atau kantor polisi terdekat jika ada kenaikan air yang signifikan agar kita bisa mengambil langkah antisipasi bersama-sama,”demikian Kapolres. (nh)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *