
Foto. Sat Reskrim Polres Gumas meluncurkan cara inovatif dalam menyalurkan bantuan pangan pemerintah. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Sat Reskrim menawarkan Beras SPHP langsung melalui grup WA dan mengantarkannya dari pintu ke pintu (door to door) kepada warga pada Kamis (21/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB.(Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Gunung Mas (Gumas) meluncurkan cara inovatif dalam menyalurkan bantuan pangan pemerintah.
Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), personel Sat Reskrim menawarkan Beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) langsung melalui grup WhatsApp (WA) dan mengantarkannya dari pintu ke pintu (door to door) kepada warga.
Kegiatan yang sangat memudahkan masyarakat ini dilaksanaka Kamis (21/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB.
Personel Sat Reskrim menyasar langsung lingkungan tempat tinggal mereka di sekitar Jalan Sangkurun, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Metode penyaluran ini terbilang unik. Anggota Sat Reskrim secara proaktif menyebarkan informasi ketersediaan beras murah melalui berbagai grup WhatsApp pribadi mereka, mulai dari grup keluarga, rekan kerja, hingga grup lingkungan kompleks perumahan. Setelah warga memesan, beras SPHP dari Bulog tersebut langsung diantarkan ke rumah masing-masing, menghilangkan kebutuhan warga untuk antre atau bepergian jauh.
Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan Polri, khususnya Polres Gumas, terhadap program pemerintah untuk menjaga swasembada pangan dan stabilitas harga. Program penyaluran beras SPHP ini dijadwalkan akan berlangsung secara berkelanjutan dari bulan Agustus hingga Desember 2025 di seluruh wilayah Kabupaten Gumas.
Kapolres Gumas, AKBP Heru Eko Wibowo, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan jajarannya.
“Metode seperti ini adalah cerminan dari semangat Polri yang ingin melayani dengan cara yang paling efektif,”ucap Heru,Jumat (22/8/2025) siang.
“Ini adalah contoh nyata bagaimana kita bisa berinovasi dalam pelayanan. Dengan memanfaatkan teknologi seperti WhatsApp dan menyalurkannya secara door to door, kita menghilangkan hambatan bagi masyarakat, seperti antrean dan jarak,”tambahnya.
Kapolres Heru menegaskan,Ini adalah wujud Polri yang hadir, melayani, dan menjadi solusi di tengah masyarakat.
“Program seperti ini akan terus kami galakkan untuk memastikan stabilitas pangan di Gunung Mas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh setiap keluarga,” pungkas Heru.
Langkah proaktif yang dilakukan Sat Reskrim ini membuktikan bahwa sinergi antara Polri dan Bulog dapat diimplementasikan dengan cara-cara kreatif demi memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat. (nh)








