Wabup Dodo Ikuti Rakor Penurunan Stunting se-Kalteng

Senin, 14 April 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Wabup Kapuas Dodo saat menghadiri rapat koordinasi percepatan penurunan stunting se-Kalteng tahun 2025 di Aula Bapperida Provinsi Kalteng, Senin (14/4/2025). (Jendela Kalteng/hmskmf)

Palangka Raya,Jendela Kalteng

Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Dodo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan penurunan stunting se-Kalteng tahun 2025 di Aula Bapperida Kalteng, Senin (14/4/2025).

Turut hadir Ketua TP PKK Kapuas Hj.Siti Saniah Wiyatno. Rakor  bertujuan untuk memastikan pelaksanaan aksi konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) dilakukan bersama-sama antara perangkat daerah penanggung jawab dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo yang diikuti seluruh bupati/wakil bupati se Kalteng.

”Stunting menjadi salah satu prioritas Program 100 Hari Gubernur dan Wakil Gubernur, dengan menyelaraskan program pemerintah daerah kabupaten/kota se Kalimantan Tengah dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, salah satunya dengan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Lumbung Pangan Nasional, dan Pencegahan Stunting,”ungkap Edy Pratowo dalam sambutannya.

Selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), dirinya berharap Kalteng dapat memperoleh peningkatan yang signifikan atas penurunan stunting pada tahun 2024.

“Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka prevalensi stunting Kalteng mengalami penurunan sebesar 3,4 persen, dari 26,9 persen pada tahun 2022 turun menjadi 23,5 persen di tahun 2023. Sedangkan target pada tahun 2025 ini sebesar 20,6 persen,”tutur Edy.

Terkait hal itulah, dia mendorong dan menguatkan konvergensi antar program lintas sektoral dari berbagai stakeholder terkait, termasuk pemetaan, perencanaan, penganggaran, dan penyusunan rencana kerja.

“Stunting memerlukan penanganan secara cepat, tepat dan menyeluruh, karena dampak yang ditimbulkan akan sangat merugikan, bukan hanya pada anak itu sendiri, namun juga bagi keluarga dan kelangsungan pembangunan daerah di masa mendatang,”pungkas Edy. (hmskmf/nh/Lim)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Pemkab Kapuas Siap Gelar Peringatan Hardiknas dan HUT Otonomi Daerah ke-30
Penilaian Kinerja Stunting se-Kalteng 2026 Digelar di Aula Bapperida Kapuas
Jamaah Calon Haji Kapuas Tiba di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin
Bupati Kapuas Lepas Keberangkatan 320 Jamaah Calon Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Kapuas Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor Subdenpom XXII/1-4 Kapuas
Pemkab Kapuas Ikuti Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2026
Sekda Kapuas Buka Sosialisasi Skema Sharing Iuran JKN, Dorong Peran Dunia Usaha Perluas Kepesertaan
Pemkab Kapuas Apresiasi Event Kapuas Fighter I, Dorong Lahirnya Atlet Bela Diri Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:26 WIB

Pemkab Kapuas Siap Gelar Peringatan Hardiknas dan HUT Otonomi Daerah ke-30

Selasa, 28 April 2026 - 22:23 WIB

Penilaian Kinerja Stunting se-Kalteng 2026 Digelar di Aula Bapperida Kapuas

Selasa, 28 April 2026 - 22:19 WIB

Jamaah Calon Haji Kapuas Tiba di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 22:16 WIB

Bupati Kapuas Lepas Keberangkatan 320 Jamaah Calon Haji Menuju Tanah Suci

Senin, 27 April 2026 - 22:14 WIB

Bupati Kapuas Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor Subdenpom XXII/1-4 Kapuas

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Jreng! Polres Gumas Berangus Barbuk Shabu dari 2 Perkara

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:36 WIB

Hukum dan Kriminal

Kapolres Arum Hadiri Ground Breaking 50 Rumah Khusus di Tumbang Sepan

Rabu, 30 Sep 2026 - 15:08 WIB

Hukum dan Kriminal

Kompol Indras Pimpin Sosialisasi Larangan Karhutla di Empat Titik

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:36 WIB