Edyson D.Kenting, anggota DPRD Gumas. (Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) asal partai PDI Perjuangan Edyson D.Kenting meminta KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Gumas agar dapat memaksimalkan penggunaan anggaran meskipun terbatas, dalam melakukan pembinaan terhadap cabang olahraga (cabor) yang ada.
“Meskipun anggaran terbatas,namun harus Jeli dan dapat memaksimalkan penggunaan nya,dalam membina cabor. Anggaran di KONI itu kan terbatas, jadi anggaran yang ada harus dimanfaatkan secara terukur, efektif dan efisien dalam berbagai hal, termasuk pembinaan terhadap cabor,” kata Edison, Senin (13/5/2024).
Mantan Ketua KONI Gumas itu menegaskan, sebuah keniscayaan bagi KONI untuk membina semua cabor. Namun dengan memperhatikan anggaran yang terbatas, maka sepatutnya ada cabor-cabor tertentu saja yang mendapat perhatian khusus, dibanding cabor lainnya.
“Cabor yang harus mendapat perhatian khusus,ya cabor yang potensial,yang memiliki peluang untuk meraih prestasi di berbagai event, seperti pekan olahraga provinsi dan event lainnya di luar Kalimantan Tengah,” ucapnya.
Edison menjabarkan, untuk melihat suatu cabor potensial atau tidak salah satunya dapat dilakukan dengan mengadakan berbagai perlombaan, baik di tingkat desa/kelurahan, kecamatan atau kabupaten. Dari situ akan terjaring atlet-atlet potensial.
Jika memang potensial dan dinilai bisa bersaing di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional, maka KONI Gumas harus melakukan pembinaan khusus kepada atlet cabor tersebut.
“Kita tidak berbicara soal cabor dianaktirikan atau tidak, sejatiny hal itu [cabor dianaktirikan] tidak terjadi, karena semua cabor harus berkembang. Dengan pembinaan khusus terhadap cabor yang potensial,kita harapkan cabor itu akan mendulang prestasi dan mengharumkan nama Gunung Mas,”tuturnya.
Wakil rakyat dapil II itu menggaris bawahi, semua cabor harus diperlakukan sama dalam upaya peningkatan prestasi. Cabor juga harus terpacu untuk terus berlatih dengan sungguh-sungguh, supaya potensi mereka bisa dilirik oleh KONI.
“Kita berharap juga pengurus cabor harus mampu membina atletnya untuk meningkatkan prestasi dan siap bersaing di ajang lokal, provinsi dan nasional bahkan internasional,”tukas Edison menutup. (Np/Lim)












