
Foto. Salah satu tokoh pemerhati olahraga asal Gumas Yurikus Dimang. (Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Dengan manajerial yang baik dari pengurus KONI 2024-2028 dibawah kepemimpinan Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Mas (Gumas) Richard F.L yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Gumas masa bakti 2024-2028 hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Gumas, olahraga di Gumas diharapkan semakin maju.
Hal itu disampaikan salah satu tokoh pemerhati olahraga asal Gumas Yurikus Dimang, melalui panggilan telepon, Minggu (3/3/2024).
“Roadmap menuju peningkatan prestasi semua cabang olahraga di Gunung Mas salah satunya melalui manajerial yang baik dari KONI dibawah kepemimpinan pak Richard,” kata Yurikus yang juga seorang politisi senior partai Golkar.
“Dengan manajerial yang baik dan menempatkan orang-orang yang kompeten dan profesional di kepengurusan KONI 2024-2028, kemajuan olahraga dan peningkatan prestasi atlet cabor akan terwujud,” ujar Yurikus menambahkan.
Mantan anggota DPRD Kota Palangka Raya dua periode itu berharap KONI dan cabor selalu kompak dalam mengharumkan nama Gumas melalui atlet-atlet cabor yang mendulang prestasi di even kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional.
“Selain pembinaan atlet, pengurus cabor harus memberikan paparan program kerja ke pengurus KONI 2024-2028, dan aktif melaksanakan even olahraga di tingkat kelurahan dan desa dalam menggairahkan semangat olahraga serta menjaring atlet potensial yang akan dibina pengurus cabor,” tuturnya.
Menyoal dana hibah untuk KONI, Yurikus yang juga seorang pengusaha itu menegaskan dana hibah pemda untuk KONI peruntukkannya sebesar-besarnya untuk menggenjot prestasi atlet cabor di Gumas.
“Untuk pembinaan prestasi atlet cabor di Gunung Mas, pemerintah daerah melalui APBD dapat memberikan dukungan melalui dana hibah,” ucap Yurikus.
Yurikus pun menyampaikan selamat kepada Richard F.L dan berharap bisa membawa KONI Gumas semakin lebih baik lagi, dan bisa menjalin komunikasi dan hubungan kerja yang baik dengan pemda, legislatif, pengurus cabor, pihak swasta dan stakeholder lainnya di Gumas. (nh)








