Foto. Kaban Kesbangpol Gumas Sugiarto Bersama anggota DPRD Rayaniatie Djangkan, narasumber kegiatan, mewakili Kaban Kesbangpol Kalteng Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Edy Yusuf, beberapa tokoh agama dan masyarakat pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Ektremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme di GPU Tampung Penyang, Kamis (14/9). (Jendela Kalteng/nh)
Kuala Kurun, Jendela Kalteng
Perlunya masyarakat Gunung Mas (Gumas) mendapatkan pemahaman terhadap bahaya aksi ektremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Ektremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme, di GPU Tampung Penyang, Kamis (14/9).
“Kegiatan ini sangat membantu pemerintah dalam upaya pencegahan dan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat, terutama aksi ektremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme,” kata Kepala Badan Kesbangpol Gumas Sugiarto saat membacakan sambutan Bupati Gumas Jaya S Monong.
Menurutnya, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga situasi kondisi lingkungan, terlebih lagi ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan Pemilu dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 yang akan dating.
Lebih jauh dia menyatakan, ektremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme dapat dimaknai sebagai keyakinan dan / atau Tindakan yang menggunakan cara-cara kekerasan atau ancaman kekerasan ekstrem dengan tujuan mendukung atau melakukan aksi terorisme.
Pencegahan dan penanggulangan ektremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme adalah upaya yang dilakukan secara sistematis, terencana dan terpadu dalam rangka mencegah dan menanggulangi ektremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.
“Pentingnya menyelaraskan peran dan fungsi pemerintah daerah serta membangun ketahanan masyarakat secara umum dalam menangkal ektremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme,” tuturnya.
Menurutnya, diperlukan peran, solidaritas, sinergisitas dan keterpaduan antar unsur pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota dan seluruh elemen masyarakat, salah satunya melalui kegiatan yang dilaksanakan hari ini.
Kepala Kesbangpol Kalteng yang diwakili Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Edy Yusuf menjelaskan tujuan kegiatan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan ekstremisme sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan dini di lingkungan masyarakat guna tercapainya keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Gumas menuju suksesnya pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.
Dasar kegiatan, Perpres Nomor 07 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024, serta SE Mendagri Nomor 339/5267/SJ tanggal 29 September 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme.
Narasumber kegiatan, Dir Intelkam Polda Kalteng, Kepala Satgas Densus 88 Wilayah Kalteng, Ketua FKPT Kalteng dan Kepala Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM PBNU Kalteng.
Peserta kegiatan, ketua / sekretaris forum mitra kesbangpol, ketua / sekretaris organisasi / yayasan / lembaga masyarakat / adat / agama / kepemudaan, beberapa tokoh agama / masyarakat.
Turut hadir, anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan unsur forkompimda atau yang mewakili, beberapa pejabat eselon tiga, dan undangan lainnya. (nh)












