Antisipasi Karhutla,Gumas Siapkan 15 Titik Sumur Bor Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi,saat mengikuti koordinasi rapat koordinasi pencegahan Karhutla di Aula Lasang Liu Turus Kapakat, Kelurahan Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Senin (31/8/2026).(jendelakalteng/Ist)

Kuala Kurun,Jendela Kalteng

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) bersama Polres Gumas, BPBD, TNI, pemerintah kecamatan, perusahaan, serta unsur masyarakat memperkuat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui rapat di Aula Lasang Liu Turus Kapakat, Kelurahan Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Senin (31/8/2026). Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi,mengajak seluruh pihak menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapan menghadapi potensi kebakaran.

Rapat yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dibuka langsung Bupati Gumas Jaya Samaya Monong. Turut hadir Ketua TP PKK Gumas Mimie Mariyati Jaya Samaya Monong, Kepala BPBD Gumas, Ketua FKGMS, Kapolsek Sepang IPDA Purwanto, Danramil Sepang Kapten Apollo Dermawan,Camat Sepang, lurah dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Sepang.

Pertemuan juga melibatkan perwakilan Perusahaan Besar Swasta (PBS), tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kecamatan Sepang. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor dalam menghadapi risiko Karhutla dan mendukung program Kabupaten Gunung Mas Sehat.

Bupati Jaya dalam arahannya mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan. Pengalaman kejadian sebelumnya menjadi bahan evaluasi agar pencegahan dilakukan sejak awal dan tidak menunggu kebakaran berkembang lebih luas.

Jaya juga mencontohkan dukungan sarana pemadaman yang telah dipersiapkan melalui PT Agro Lestari Sentosa (ALS) di Kecamatan Manuhing berupa mesin pompa air untuk membantu penanganan Karhutla. Dukungan dari dunia usaha diharapkan dapat memperkuat kesiapan wilayah sesuai kebutuhan masing-masing.

Kapolres Arum Sari mengatakan penanggulangan Karhutla membutuhkan keterlibatan pemerintah, kepolisian, TNI, perusahaan, dan masyarakat. Keterbatasan jumlah personel di tingkat polsek menjadi salah satu alasan perlunya memperkuat kerja sama di lapangan.

“Personel kami di polsek memiliki keterbatasan, sehingga penanganan Karhutla harus menjadi kerja bersama. Kami berharap perusahaan dan seluruh unsur masyarakat ikut mendukung, baik dalam pencegahan, penyediaan sarana, maupun respons cepat ketika ditemukan titik kebakaran,” ujar Arum saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, Selasa (1/9/2026) pagi.

Kapolres  Arum juga menyampaikan rencana pengadaan sumur bor sebagai sumber air pendukung penanggulangan Karhutla. Kabupaten Gumas mendapat alokasi 15 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan, sehingga diperlukan koordinasi untuk menentukan lokasi yang tepat dan dapat digunakan ketika tim membutuhkan suplai air saat melakukan pemadaman.

Selain kesiapan sarana, masyarakat diminta segera melapor kepada kepolisian terdekat apabila mengetahui adanya kebakaran hutan atau lahan. Kapolres turut mengingatkan pentingnya memastikan bara api benar-benar padam apabila kondisi memungkinkan dan aman, karena sisa bara dapat kembali memicu kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jika mengetahui ada Karhutla, segera laporkan ke layanan call center 110 agar dapat ditangani. Dalam penanganan di lapangan, sisa bara juga harus menjadi perhatian supaya tidak kembali menyala dan menimbulkan kebakaran lanjutan,”kata Arum.

Dalam rapat yang sama, Ketua FKGMS menyampaikan komitmen forum dalam mendukung terwujudnya masyarakat Gumas yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan organisasi dengan perhatian pada sejumlah tatanan Kabupaten Sehat, termasuk aspek lingkungan dan hutan.

Rapat Penanggulangan Karhutla di Kecamatan Sepang berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Melalui koordinasi lintas sektor, kesiapan sumber air, keterlibatan perusahaan, serta partisipasi masyarakat, diharapkan pencegahan dan penanganan Karhutla semakin efektif, sekaligus memperkuat sinergi dan pelayanan kepada masyarakat Gumas.(njh)

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box
image_print

Berita Terkait

Pasis SIP Bersama Satbinmas Polres Gumas Hadir Ditengah Warga, Edukasi Bahaya Karhutla dan Bagikan Masker
Kapolres Gumas Dampingi Bupati Tinjau Rumah Oksigen, Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Siaga
Kapolres Arum Sari Tekankan Edukasi Karhutla yang Humanis!Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Tim
Cegah Karhutla, Satbinmas Polres Gumas Bersama Pasis SIP Edukasi Petani di Jalur Kurun-Linau
Tekan Ancaman Karhutla, Forkopimda Gumas dan Perusahaan Perkuat Sinergi di Manuhing
Kapolres Arum Hadiri Peresmian Calon Resort GKE Batu Nyiwuh, Perkuat Sinergi dan Kerukunan
Forkopimda Gumas Perketat Patroli Karhutla, Kapolres Instruksikan Verifikasi Setiap Titik Api
Laporan Warga via 110 Ditindak Cepat, Pamapta Polres Gumas Padamkan Dua Titik Karhutla Seluas 2 Hektare

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:14 WIB

Pasis SIP Bersama Satbinmas Polres Gumas Hadir Ditengah Warga, Edukasi Bahaya Karhutla dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolres Gumas Dampingi Bupati Tinjau Rumah Oksigen, Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Siaga

Selasa, 1 September 2026 - 17:54 WIB

Antisipasi Karhutla,Gumas Siapkan 15 Titik Sumur Bor Strategis

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:52 WIB

Kapolres Arum Sari Tekankan Edukasi Karhutla yang Humanis!Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Tim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Cegah Karhutla, Satbinmas Polres Gumas Bersama Pasis SIP Edukasi Petani di Jalur Kurun-Linau

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Antisipasi Karhutla,Gumas Siapkan 15 Titik Sumur Bor Strategis

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:54 WIB