Foto. Ketua DPRD Gunung Mas Binartha.(Jendela Kalteng/njh)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang kini menginjak usia ke-24 tahun dinilai telah melewati fase pencarian jati diri. Momentum hari jadi daerah justru menjadi titik evaluasi sekaligus awal lompatan baru menuju kemandirian yang sesungguhnya.
Ketua DPRD Gumas, Binartha, menegaskan bahwa pesan yang disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dalam peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gumas bukan sekedar pidato seremonial. Menurutnya, pidato tersebut merupakan alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan agar tidak terlena dengan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama ini.
“Pesan Pak Gubernur sangat relevan dengan kondisi Gunung Mas hari ini. Kita patut bersyukur atas kemajuan yang telah dicapai selama 24 tahun terakhir. Namun, kita juga harus jujur bahwa masih banyak potensi daerah yang belum tergarap secara maksimal dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama,” tegas Binartha saat diwawancarai, Jumat (26/6/2026).
Politisi Partai Golkar itu menilai tema “Ekonomi Tumbuh, Gunung Mas Mandiri” bukan sekedar slogan peringatan hari jadi, melainkan komitmen besar untuk membangun fondasi ekonomi daerah yang kuat, bertumpu pada potensi lokal, serta benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Menurut Binartha, pernyataan gubernur yang mengingatkan agar daerah tidak hanya menjadi penonton dalam persaingan pembangunan harus dijadikan cambuk untuk bekerja lebih cepat dan lebih inovatif.
Ia menegaskan, Gumas memiliki modal besar untuk menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing. Kekayaan sumber daya alam, sektor pertanian dan perkebunan yang terus berkembang, potensi pariwisata yang unik, hingga kekayaan budaya Dayak merupakan aset strategis yang mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara profesional.
“Gunung Mas memiliki modal besar untuk menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing. Tantangannya sekarang adalah bagaimana seluruh potensi itu benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Jangan sampai kekayaan daerah hanya dinikmati segelintir pihak, sementara kesejahteraan masyarakat bergerak lambat,” ujarnya.
Binartha juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagaimana ditekankan Gubernur Agustiar Sabran. Menurutnya, pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diimbangi investasi besar di bidang pendidikan, olahraga, seni budaya, serta pengembangan keterampilan generasi muda.
“Masa depan Gunung Mas tidak hanya ditentukan oleh apa yang ada di dalam tanah, tetapi juga oleh kualitas manusia yang hidup di atas tanah ini. Karena itu, DPRD mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menciptakan SDM yang unggul, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Binartha menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa. Menurutnya, percepatan pembangunan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kami di DPRD siap mengawal seluruh program strategis yang benar-benar berpihak kepada rakyat. Apa yang disampaikan gubernur tentang kolaborasi adalah sebuah keniscayaan. Tidak ada lagi ruang untuk berjalan sendiri-sendiri. Semua harus bergerak dalam satu irama demi mewujudkan Gunung Mas yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Binartha.
Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Binartha menilai langkah tersebut harus dipahami sebagai upaya memastikan setiap rupiah uang rakyat benar-benar memberikan manfaat nyata.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi pembangunan. Justru efisiensi harus menjadi momentum agar setiap anggaran tepat sasaran, tepat manfaat, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ini yang harus kita kawal bersama,” tandasnya.
Menutup wawancara, Binartha mengajak seluruh masyarakat Gumas menjadikan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas sebagai momentum kebangkitan baru untuk memperkuat semangat gotong royong, inovasi, dan kerja nyata.
“Pesan gubernur sudah sangat jelas. Gunung Mas memiliki semua syarat untuk maju. Tinggal bagaimana kita berani memanfaatkan peluang, bekerja lebih keras, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan berbagai terobosan. Saatnya Gunung Mas naik kelas dan menjadi salah satu kekuatan pembangunan di Kalimantan Tengah,”kata Binartha.(njh)












