2-5 April 28-3
Bagikan Ke Sosial Media

Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2026.(Jendela Kalteng/ Hmsdinkes)

Kuala Kapuas , Jendela Kalteng
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2026 pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran Sekretariat Daerah, Bapperida, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas P3APPKB, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Disdukcapil, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, hingga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.

Dalam penilaian tersebut, Kabupaten Kapuas memaparkan berbagai regulasi pendukung seperti Perbup Nomor 50 Tahun 2022 tentang Gerakan Bersama Menuju Kapuas Bebas Stunting serta SK desa prioritas intervensi stunting tahun 2025. Beberapa inovasi unggulan juga ditunjukkan, antara lain pembuatan akta kelahiran dan KIA gratis, program sambungan rumah air minum bersubsidi, serta pembangunan jamban sehat.

Beberapa perusahaan juga turut berkontribusi, seperti PT Telen Orbit Prima yang membangun bendungan air bersih, PT Asmin Bara Baronang yang membangun Rumah Sehat dan memberdayakan masyarakat lewat pelatihan ternak serta makanan bergizi, serta PT Kapuas Bara Utama yang memberikan bantuan susu untuk balita dan ibu hamil. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Agus Waluyo, MM, menegaskan komitmennya.

“Kami terus menggerakkan seluruh jajaran untuk memastikan intervensi stunting tepat sasaran, mulai dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Dari jajaran Dinas Kesehatan, Bidang Kesehatan Masyarakat yang diwakili timnya menyampaikan fokus pada edukasi gizi seimbang, pembinaan posyandu, dan pendampingan keluarga. Sementara itu, Bidang
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit bersama tim menekankan pentingnya skrining anemia, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri di SMP/SMA, serta pemberian vitamin A untuk bayi dan balita. Adapun Bidang Pelayanan Kesehatan bersama tim memastikan puskesmas dan jaringannya siap melayani ibu hamil, bersalin, nifas, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, kami optimis angka stunting di Kapuas terus menurun. Cegah stunting sejak dini, demi generasi berkualitas, Kapuas maju, tangguh, sehat, dan berprestasi,” tutup tim Dinkes Kapuas.(Hmsdinkes/Lim)

image_print

Bagikan Ke Sosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *