
Foto. Polsek Tewah bersama Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Kesehatan Gumas, hingga unsur Koramil, pihak Kecamatan, Kelurahan, serta petugas dari Puskesmas Tewah, melakukan evakuasi terhadap seorang pria dewasa berinisial K (35), yang diduga mengalami Gangguan Jiwa (ODGJ) di kediamannya, Jalan Hentak, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.(Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Aparat kepolisian sektor (Polsek) Tewah menunjukkan aksi nyata dalam merespons keresahan masyarakat di media sosial. Tim gabungan lintas instansi bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap seorang pria dewasa berinisial K (35), yang diduga mengalami Gangguan Jiwa (ODGJ) di kediamannya, Jalan Hentak, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Langkah evakuasi ini diambil setelah munculnya beragam unggahan warga di media sosial yang merasa khawatir dengan perilaku K yang dinilai mulai meresahkan lingkungan sekitar. Menanggapi hal tersebut, Polsek Tewah segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan dilakukan secara prosedur kesehatan yang berlaku.
Proses evakuasi yang berlangsung pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, tidak dilakukan sendiri oleh kepolisian. Sinergitas terlihat jelas di lapangan dengan keterlibatan Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten Gumas, hingga unsur Koramil, pihak Kecamatan, Kelurahan, serta petugas dari Puskesmas Tewah yang ikut mendampingi di lokasi.
Identitas warga yang dievakuasi diketahui merupakan seorang laki-laki dewasa berinisial K, berusia 35 tahun, yang sehari-harinya berdomisili di Jalan Hentak. Kehadiran pihak keluarga di lokasi juga menjadi kunci penting sehingga proses pemindahan K dari kediamannya menuju kendaraan evakuasi berjalan dengan aman dan tanpa kendala berarti.
Kapolres Gumas, AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Plh. Kapolsek Tewah, Ipda Muchlis Aryanto,menegaskan tindakan ini sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, keselamatan warga dan hak pasien untuk mendapatkan pengobatan yang layak adalah prioritas utama dalam kegiatan tersebut.
“Kami menerima laporan mengenai keresahan warga di media sosial terkait kondisi saudara K. Atas arahan pimpinan, kami bersama tim gabungan dan pihak keluarga memutuskan untuk mengevakuasi yang bersangkutan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei demi kebaikan bersama,”ujar Muchlis,Jumat (24/4/2026) pagi.
Lebih lanjut, Muchlis menambahkan penanganan ODGJ memerlukan pendekatan yang tepat dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. “Tujuan utama kita adalah memastikan saudara K mendapatkan tindakan medis yang tepat di Bukit Rawi. Kita ingin beliau pulih dan masyarakat di lingkungan Jalan Hentak kembali merasa aman dan nyaman,”ucapnya.
Setelah berhasil dievakuasi dari rumahnya, K langsung dibawa menggunakan kendaraan menuju RSJ Kalawa Atei yang terletak di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Perjalanan tersebut dikawal ketat oleh tim medis dan personel keamanan guna memastikan kondisi pasien tetap stabil hingga sampai di tangan dokter spesialis jiwa.
Pihak keluarga K menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Polsek Tewah dan Pemerintah Kabupaten Gumas. Mereka mengaku merasa terbantu karena memiliki keterbatasan untuk membawa anggota keluarganya berobat secara mandiri ke rumah sakit jiwa yang lokasinya cukup jauh.
Kini, situasi di Jalan Hentak, Kecamatan Tewah, terpantau kembali kondusif. Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui media sosial dapat menghasilkan solusi positif bagi permasalahan sosial yang terjadi di tengah komunitas.(nh)






