6 Bulan Berjalan, Program MBG Kemala Presisi II Polres Gumas Sukses Mennyentuh 2.657 Penerima Manfaat!

Foto. Program MBG yang dikelola oleh SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, atau yang dikenal dengan program Kemala Presisi II Polres Gumas, menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak diluncurkan 17 Juli 2025 lalu.Hingga Januari 2026, program tersebut telah menjangkau total 2.657 penerima manfaat.(Jendela Kalteng/Ist)
Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari, atau yang dikenal dengan program Kemala Presisi II Polres Gunung Mas (Gumas), menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak diluncurkan 17 Juli 2025 lalu.
Hingga Januari 2026, program tersebut telah menjangkau total 2.657 penerima manfaat. Pengelolaan gizi ini dilakukan secara profesional di bawah pengawasan Kepala SPPG, Haikal Fikri, dan Ahli Gizi SPPG, Nesa Theresia, untuk memastikan setiap asupan makanan memenuhi standar kesehatan yang ketat.
Data terbaru menunjukkan sebaran penerima manfaat yang mencakup berbagai lapisan masyarakat, dengan rincian sebagai berikut, pelajar SMA/SMK/MA sebanyak 1.403 orang, tersebar di SMAN 1 Kurun, SMKN 1 Kurun, MA Nurul Yaqin, dan SMA Katolik. Pelajar SMP/MTs,sebanyak 820 orang di SMPN 1 Kurun dan MTs Nurul Yaqin.
Anak-anak TK sebanyak 93 orang terdiri dari TK Pembina Kuala Kurun,Kelompok Rentan sebanyak 114 Balita, 26 Ibu Menyusui, dan 10 Ibu Hamil, serta Tenaga Pendidik sebanyak 191 orang.
Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, menegaskan, keberlanjutan program Kemala Presisi II merupakan bukti nyata kehadiran Polri dalam mendukung program strategis nasional.
“Kami tidak ingin program ini hanya menjadi seremoni saat peluncuran saja. Fokus kami adalah konsistensi,”tegas Heru, Jumat (9/1/2026) siang.
Menurutnya, melalui SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Polres Gumas berkomitmen memastikan bahwa ribuan pelajar dan kelompok rentan di Kurun mendapatkan asupan gizi yang layak. “Ini adalah bentuk investasi jangka panjang Polri untuk melahirkan generasi emas yang sehat dan tangguh dari Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,”tukas Heru.
Ia menyebut, keberhasilan program ini juga didukung oleh pemantauan rutin terhadap kondisi kesehatan para siswa dan balita yang menjadi sasaran.
“Sinergi antara pihak kepolisian, ahli gizi, dan instansi pendidikan di tujuh sekolah mitra menjadi kunci kelancaran distribusi harian,”ucapnya.
Heru menambahkan, program MBG Kemala Presisi II diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam hal pengelolaan gizi terpadu yang berbasis pada kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Hingga saat ini, situasi operasional di dapur SPPG maupun proses distribusi di lapangan terpantau berjalan lancar dan mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua murid serta tenaga pendidik.(nh)